Jelang Ramadan, Warga Subang Desak Pemkab Terapkan Zero Miras

klikduakali.id – Aspirasi masyarakat terkait pengendalian peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Subang kembali menguat menjelang bulan suci Ramadan. Sejumlah warga meminta Pemerintah Kabupaten Subang mengambil langkah tegas guna memastikan kondisi zero miras, minimal selama bulan Ramadan.
Permintaan tersebut muncul setelah rangkaian kasus miras oplosan yang menelan korban jiwa dan memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai situasi tersebut tidak boleh terulang, terutama di momen Ramadan yang identik dengan peningkatan aktivitas ibadah dan kegiatan sosial.
Sebagian warga menilai Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperketat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran miras, khususnya miras ilegal dan oplosan yang berisiko fatal.
Menurut mereka, razia insidental dinilai belum cukup efektif jika tidak diiringi langkah berkelanjutan seperti pemetaan titik rawan, penutupan lokasi penjualan ilegal, serta penegakan hukum terhadap pengedar.
Warga juga berharap aparat penegak hukum dan Satpol PP meningkatkan patroli serta koordinasi lintas sektor guna menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan.
Selain penindakan hukum, masyarakat mendorong pendekatan preventif melalui edukasi tentang bahaya miras, khususnya di kalangan remaja dan pemuda. Keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perangkat lingkungan dinilai penting untuk memperkuat pengawasan sosial.
Menurut warga, pengendalian miras bukan hanya soal penertiban, tetapi juga menyangkut perlindungan generasi muda dan ketenteraman lingkungan.
Hingga saat ini, masyarakat menunggu langkah konkret dari Pemkab Subang terkait kebijakan pengawasan miras selama Ramadan. Warga berharap pemerintah daerah dapat menghadirkan kebijakan yang jelas dan terukur demi menciptakan suasana ibadah yang aman dan tertib.
Desakan zero miras ini menjadi cerminan meningkatnya kepedulian publik terhadap keamanan lingkungan serta keinginan bersama untuk mencegah terulangnya tragedi akibat konsumsi miras oplosan di wilayah Subang. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Lemhannas Dorong Pers Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menegaskan pentingnya peran pers dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian demi memperkuat ketahanan nasional. Pers dinilai harus menyajikan informasi yang akurat, independen, profesional, dan bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Ace saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) di Jakarta, Sabtu (24/10/2026). […]
Raline Shah Tinggalkan Jabatan Stafsus Komdigi, Pilih Fokus pada Karier Profesional
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Raline Shah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Keputusan tersebut berlaku efektif mulai 13 Oktober 2026, setelah hampir dua tahun menjalankan tugas di lingkungan kementerian. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Selasa (13/10/2026), Raline menjelaskan bahwa keputusannya diambil setelah mempertimbangkan […]
MAN 1 Subang Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Program Madrasah Unggulan di Jawa Barat
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Subang, Neneng Arwinie, mendorong penguatan kolaborasi dan inovasi antarmadrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Forum Group Discussion (FGD) Program Madrasah Unggulan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat […]
IHSG 14 Oktober 2026, Berpotensi Koreksi atau Rebound?
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Setelah turun 2,59 persen ke level 5.936,15 pada Senin (12/10/2026), indeks masih menghadapi tekanan jual, meski peluang penguatan terbatas tetap terbuka. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melemah ke kisaran 5.850–5.911. Sementara itu, BNI Sekuritas melihat peluang penguatan menuju 5.980–6.000. Head […]
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Cijambe yang Berjuang Melawan Tumor
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Perjuangan Ibu Tarsemi, warga Kampung Cimahi, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, dalam menjalani pengobatan tumor mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang. Melalui Program Subang Cageur, BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Tarsemi pada Kamis (1/10/2026). Bantuan tersebut diberikan setelah pihak keluarga mengajukan permohonan dukungan untuk membantu […]
8 Aki Alat Pemantau Gunung Anak Krakatau Dicuri di Selat Sunda
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Delapan aki penyokong daya Stasiun LV93 di kawasan Selat Sunda dilaporkan hilang akibat pencurian. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau, sementara PVMBG memperkirakan pencurian terjadi pada 16–27 September 2026. Tim teknis PVMBG baru mengetahui delapan aki hilang saat melakukan pemeriksaan dan perbaikan rutin di Stasiun LV93 pada Minggu, 27 […]
Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Keterlibatan 86 rumah sakit dalam skema perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Barat perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan pembiayaan yang memadai. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, agar masyarakat kurang mampu dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis tanpa terkendala persoalan biaya. Encep mengapresiasi langkah Pemerintah […]
Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]

×
×


Saat ini belum ada komentar