Klikduakali.id – Generasi Z diajak melihat desa bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang untuk berkarya dan membangun usaha. Pesan tersebut mengemuka dalam Kick Off Festival Duta Desa Gen Z 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (29/8/2026), dengan pengembangan potensi ekonomi lokal menjadi salah satu fokus utama.
Mengangkat tema “Kembali Ke Desa, Tajir Melintir”, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengajak generasi muda terlibat dalam pembangunan desa. Mereka didorong untuk mengembangkan kreativitas dan mengolah berbagai potensi lokal menjadi peluang usaha yang mampu menggerakkan perekonomian desa.
Berbagai pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, perbankan, organisasi desa, hingga generasi muda. Acara itu turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto bersama Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Ahmad Riza Patria.
Pemerintah Provinsi Banten diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten Gunawan Rusminto. Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, jajaran perangkat daerah, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Serang, hingga sejumlah pimpinan organisasi desa.
Sebagai bentuk dukungan, bank bjb turut hadir dalam kegiatan tersebut melalui jajaran manajemen. Direktur Operasional bank bjb Herfinia hadir bersama CEO Regional 4 bank bjb Mohammad Mufti dan Pemimpin Cabang bank bjb KCK Banten Faridha Siregar.
Kehadiran bank bjb menjadi bagian dari dukungan untuk mendorong generasi muda lebih aktif dalam pembangunan desa. Selain itu, dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dan mengembangkan potensi lokal di wilayah perdesaan.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Direktur Operasional bank bjb Herfinia menyerahkan secara simbolis rompi dan topi Gen Z Bisa kepada perwakilan generasi muda yang berperan sebagai Agen Laku Pandai/Agen bjb Bisa. Prosesi tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keterlibatan anak muda dalam pengembangan aktivitas ekonomi di desa.
Melalui Program Gen Z Bisa, generasi muda didorong untuk berperan lebih aktif dalam ekosistem layanan keuangan. Mereka tidak hanya menjadi pengguna layanan perbankan, tetapi juga dapat berperan sebagai agen yang membantu memperluas akses keuangan masyarakat, terutama di wilayah perdesaan.
Salah satu Agen bjb Bisa, Muhammad Ribkhi Aprilaganta, mengatakan masyarakat menyambut positif kehadiran layanan tersebut. Kemudahan dalam mengakses layanan perbankan dan melakukan berbagai transaksi menjadi salah satu alasan layanan itu mendapat respons baik dari warga.
“Awalnya warga sempat kaget, tetapi setelah mencoba membayar PBB, pajak kendaraan, hingga transfer, mereka merasakan prosesnya cepat dan praktis tanpa perlu antre. Bagi saya, selain mendapatkan penghasilan tambahan, menjadi Agen bjb Bisa juga memberikan kepuasan karena dapat membantu warga desa,” ujar Ribkhi.
Ia menilai generasi muda tidak harus menunggu untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat. Menurutnya, peran tersebut bisa dimulai dari lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga.
“Jangan ragu melangkah dari hal kecil. Gen Z Bisa, Bangun Desa, Bangun Indonesia. Yuk, bergerak bersama bjb Bisa,” tuturnya.
Semangat “Kembali Ke Desa, Tajir Melintir” juga diarahkan untuk membuka cara pandang baru generasi muda terhadap potensi ekonomi perdesaan. Potensi tersebut mencakup usaha masyarakat, produk lokal, ekonomi kreatif, pariwisata, pertanian, perdagangan hingga inovasi berbasis digital.
Pengelolaan potensi lokal secara kreatif dan sesuai kebutuhan pasar dinilai dapat menciptakan nilai tambah, membuka peluang usaha, serta mendorong terciptanya lapangan pekerjaan.
Dalam konteks tersebut, akses terhadap layanan keuangan menjadi salah satu faktor pendukung bagi masyarakat dan pelaku usaha di desa untuk mengembangkan aktivitas ekonominya secara lebih terencana.
Bagi bank bjb, keterlibatan dalam Festival Duta Desa Gen Z 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung pengembangan generasi muda sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat.
Kolaborasi pemerintah, perbankan, dunia usaha, organisasi desa, dan generasi muda diharapkan dapat mendorong lebih banyak kegiatan ekonomi produktif sekaligus mengoptimalkan potensi lokal di desa.
Melalui penguatan literasi dan inklusi keuangan, bank bjb mendorong generasi muda untuk semakin memahami pengelolaan keuangan dan aktivitas ekonomi. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil keputusan finansial secara lebih baik, terencana, dan bertanggung jawab.
Festival Duta Desa Gen Z 2026 menjadi momentum untuk mendorong desa sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda. Mereka diharapkan mampu mengembangkan usaha, melahirkan inovasi, dan mengoptimalkan potensi lokal sehingga dapat menciptakan peluang serta sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat. (Redaksi : klikduakali-TH)





