klikduakali.id — Sektor ekonomi kreatif (ekraf) Kabupaten Subang menunjukkan performa impresif sepanjang tahun 2025. Realisasi investasi industri kreatif tercatat mencapai Rp2,2 triliun, menempatkan Subang di posisi ke-6 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Capaian ini ditopang oleh tiga subsektor unggulan, yakni kriya, fashion, dan kuliner yang menjadi motor utama pertumbuhan ekraf di daerah. Ketiganya dinilai mampu menarik minat investor sekaligus memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dr. Endra Sofyan, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari keberhasilan kolektif di tingkat provinsi. Secara keseluruhan, realisasi investasi industri kreatif Jawa Barat tahun 2025 mencapai Rp53,315 triliun atau 118,94 persen dari target.
“Ini menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki daya dorong yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan target investasi ekraf tahun 2026 sebesar Rp50,12 triliun. Target tersebut akan menjadi acuan bagi daerah, termasuk Kabupaten Subang, dalam menyusun strategi pengembangan yang lebih terarah.
“Daerah diharapkan mampu memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan kompetitif,” tambahnya.
Dengan capaian ini, Kabupaten Subang semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah potensial dalam pengembangan ekonomi kreatif di Jawa Barat. Pertumbuhan sektor kriya, fashion, dan kuliner diharapkan terus berlanjut serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Redaksi : klikduakali-IN)




