DPRD Jabar Minta Pemda Antisipasi Rekrutmen BYD dan VinFast Agar Tak Kecolongan

DPRD Jabar Minta Pemda Antisipasi Rekrutmen BYD dan VinFast Agar Tak Kecolongan

Klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Encep Sugiana, mengingatkan pemerintah daerah agar serius mengawal proses penyerapan tenaga kerja lokal dalam investasi industri kendaraan listrik yang tengah berkembang di Kabupaten Subang, termasuk pembangunan pabrik BYD di Cipeundeuy dan VinFast di wilayah Cibogo.

Menurut dr Encep Sugiana, M.HKes, hadirnya investasi besar di Jawa Barat harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan menurunkan angka pengangguran.

“Investasi sebesar ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat lokal. Jangan sampai perusahaan besar berdiri di Subang, tetapi tenaga kerja lokal justru tidak mendapatkan kesempatan,” ujar dr Encep.

Ia menjelaskan, saat ini proses pembangunan kawasan industri masih berlangsung sehingga rekrutmen tenaga kerja secara besar-besaran belum dilakukan. Namun demikian, pemerintah daerah dinilai perlu mulai mempersiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri kendaraan listrik.

dr Encep menilai peningkatan kualitas SDM menjadi langkah penting agar masyarakat Subang dan Jawa Barat memiliki daya saing ketika proses perekrutan dimulai. Ia mendorong adanya pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri modern, khususnya sektor otomotif dan teknologi kendaraan listrik.

“SDM lokal harus dipersiapkan dari sekarang. Pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi sangat penting supaya masyarakat mampu memenuhi kebutuhan industri yang berkembang,” katanya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Subang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus membangun komunikasi yang baik dengan pihak perusahaan agar proses perekrutan tenaga kerja dapat mengutamakan masyarakat sekitar.

Menurutnya, pengawasan dari dinas ketenagakerjaan harus diperkuat agar rekrutmen berjalan transparan dan tidak mengabaikan kepentingan tenaga kerja lokal.

“Pemerintah jangan sampai lengah. Dinas terkait harus aktif melakukan pengawasan agar kesempatan kerja bagi masyarakat lokal benar-benar menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain sektor ketenagakerjaan, dr Encep berharap keberadaan BYD dan VinFast dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui keterlibatan pelaku usaha lokal dan UMKM di Subang maupun Jawa Barat.

Baca Juga :  Drawing Piala FA Memanas! Manchester City vs Liverpool, Chelsea Berpotensi Mulus ke Semifinal

Ia menilai kebutuhan operasional perusahaan besar dapat menjadi peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang jika dibangun kerja sama yang baik antara industri dan masyarakat.

“Kalau sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat berjalan baik, maka investasi ini bukan hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah secara lebih luas,” pungkasnya. (Redaksi : Klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 1 =