Berita  

Diteriaki Tabrak Lari, Pengemudi Blind Van Panik hingga Terlibat Rentetan Kecelakaan

Diteriaki Tabrak Lari, Pengemudi Blind Van Panik hingga Terlibat Rentetan Kecelakaan

klikduakali.id — Rentetan kecelakaan terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung, Minggu (6/9/2026) malam. Peristiwa tersebut melibatkan sebuah mobil blind van yang dikemudikan MFH (18) dan sejumlah kendaraan lain.

Kecelakaan bermula dari perselisihan antara MFH dengan seorang pengendara sepeda motor di sekitar lampu merah Jalan Soekarno-Hatta. Perselisihan berlanjut hingga keduanya melintas di kawasan Jalan Burangrang.

Menurut keterangan kepolisian, pengemudi blind van sempat menegur pengendara sepeda motor yang sebelumnya memotong jalur dari sisi kiri. Namun, saat berada di Jalan Burangrang, pengendara motor kembali memotong jalur sambil meneriakkan tudingan “tabrak lari”.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fikrie Adi Pradana, mengatakan teriakan tersebut membuat MFH panik. Dalam kondisi tersebut, kendaraan kemudian melaju dan berpindah melalui sejumlah ruas jalan.

“Pengemudi mobil sempat menegur pengendara motor yang memotong jalur dari sebelah kiri. Namun, saat kendaraan memasuki Jalan Burangrang, pengendara motor tersebut kembali memotong jalan sambil meneriaki pengemudi mobil dengan sebutan ‘tabrak lari’,” kata Fikrie, Senin (7/9/2026).

Kepanikan pengemudi kemudian berujung pada kecelakaan di beberapa lokasi. Mobil blind van tersebut menabrak sejumlah kendaraan saat melintas di Jalan Burangrang dan Jalan Banda.

Alih-alih melarikan diri, MFH justru berusaha mencari kantor kepolisian terdekat. Ia mengarahkan kendaraan menuju Mako Polrestabes Bandung di Jalan Jawa karena merasa terancam setelah kejadian tersebut.

“Pengemudi blind van ini sebenarnya berusaha mencari kantor kepolisian terdekat karena merasa terancam dan panik. Ia mengarah ke Polrestabes Bandung di Jalan Jawa,” ujar Fikrie.

Mobil tersebut akhirnya berhenti di depan Mako Polrestabes Bandung. Dari rangkaian kejadian itu, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan.

Kedua korban, yakni Riza Mahesa Kusuma dan Wanda Ameliya, telah dievakuasi ke RS Bungsu untuk memperoleh perawatan medis. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Ferran Torres Segera Tinggalkan Barcelona, PSG Capai Kesepakatan Senilai 50 Juta Euro

Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan beruntun itu juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan. Berdasarkan pendataan sementara kepolisian, terdapat enam kendaraan yang terlibat dalam rangkaian kecelakaan.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa tersebut.

“Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung masih melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami penyebab pasti dan memproses hukum rangkaian kecelakaan tersebut,” pungkas Fikrie.

(Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 14 =