Curug Cipeureu Subang, Pesona Air Terjun Asri di Kaki Gunung Tangkuban Perahu

klikduakali.id – Curug Cipeureu menjadi salah satu destinasi wisata alam yang layak dikunjungi saat berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Berlokasi di Desa Nagrak, Kecamatan Ciater, air terjun ini menyuguhkan panorama alam yang masih asri dengan udara pegunungan yang sejuk.
Berada di kawasan kaki Gunung Tangkuban Perahu, Curug Cipeureu dikelilingi hamparan kebun teh dan pepohonan rindang. Suasana yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan menjadikan tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin beristirahat sambil menikmati keindahan alam.
Air terjun setinggi sekitar 25 meter tersebut mengalir dari mata air pegunungan yang jernih dan membentuk kolam alami di bagian bawahnya. Gemericik air yang berpadu dengan suara alam menghadirkan suasana damai, menjadikannya lokasi yang ideal untuk relaksasi maupun menikmati udara segar khas pegunungan.
Pada pagi hari, kawasan Curug Cipeureu diselimuti kabut tipis yang menambah kesan eksotis. Sementara saat matahari mulai meninggi, cahaya yang menembus sela-sela pepohonan menciptakan pemandangan yang indah dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta fotografi.

Akses menuju Curug Cipeureu juga relatif mudah. Pengunjung hanya perlu melakukan trekking ringan melewati jalan setapak yang membelah kebun teh dan kawasan hutan. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi panorama hijau yang memanjakan mata.
Meski jalurnya tidak terlalu sulit, pengunjung tetap disarankan mengenakan alas kaki yang nyaman, terutama saat musim hujan karena kondisi jalan dapat menjadi licin.
Selain menikmati air terjun, wisatawan juga dapat mengabadikan momen di berbagai sudut yang fotogenik. Latar air terjun, pepohonan hijau, serta hamparan kebun teh menjadi lokasi favorit untuk berfoto maupun membuat konten media sosial.
Bagi yang ingin bersantai, area sekitar curug juga dapat dimanfaatkan untuk menikmati bekal bersama keluarga atau teman sambil merasakan kesejukan alam.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Curug Cipeureu telah dilengkapi sejumlah fasilitas dasar seperti area parkir, musala, warung makan sederhana, gazebo, spot foto, hingga area camping bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam lebih lama.
Dengan keindahan alam yang masih terjaga dan akses yang cukup mudah, Curug Cipeureu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Subang yang patut masuk dalam daftar kunjungan saat menjelajahi kawasan Ciater dan sekitarnya. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
IHSG 14 Oktober 2026, Berpotensi Koreksi atau Rebound?
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Setelah turun 2,59 persen ke level 5.936,15 pada Senin (12/10/2026), indeks masih menghadapi tekanan jual, meski peluang penguatan terbatas tetap terbuka. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melemah ke kisaran 5.850–5.911. Sementara itu, BNI Sekuritas melihat peluang penguatan menuju 5.980–6.000. Head […]
Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]
Ini Sederet Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Rona Mairansyah
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar posisi administratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Di balik urusan birokrasi yang berjalan setiap hari, Sekda punya peran menghubungkan kerja berbagai perangkat daerah agar program pemerintahan dapat berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan. Setelah Rona Mairansyah, AP., M.Si. resmi dilantik pada Kamis (1/10/2026), tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang […]
Indonesia Kirim 103 Atlet ke Asian Para Games 2026, Bidik Posisi 10 Besar
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia mengirimkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga untuk berlaga di Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026. Kontingen Merah Putih menargetkan posisi 10 besar dengan perolehan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Kesiapan kontingen ditandai dengan acara pengukuhan dan pelepasan atlet di Balai Kota Solo, Senin […]
Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi, Penumpang di Jabar Melonjak 2.558 Persen
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Aktivitas penerbangan domestik di Jawa Barat kembali menggeliat setelah Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, kembali direaktivasi pada Agustus lalu. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Agustus 2026 mencapai 11.085 orang. “Jumlah tersebut melonjak 2.558,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan […]
Festival Literasi Subang 2026 Digelar 27–29 Oktober, Ada Bedah Buku hingga Mewarnai
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Festival Literasi Subang 2026 siap menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan bagi masyarakat pada 27–29 Oktober 2026. Bertempat di halaman Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, festival ini akan diisi gelar wicara, bedah buku, senam literasi, mewarnai bersama, storytelling, hingga pertunjukan musik dan seni. Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut menjadi salah satu […]
Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam
- Selasa, 20 Oktober 2026
klikduakali.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Subang menjelang musim tanam Oktober–Maret (Okmar). Hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang tercatat mencapai 5.933,3 ton, terdiri atas 3.284,2 ton pupuk urea dan 2.649,1 ton pupuk NPK. Ketersediaan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan memulai […]
Data Haji Dibersihkan, Pemerintah Klaim Antrean Faktual Turun Jadi 14 Tahun
- Rabu, 30 September 2026
Klikduakali.id – Masa tunggu pendaftaran haji di Indonesia disebut turun dari sebelumnya hingga 49 tahun menjadi rata-rata sekitar 14 tahun. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyatakan penurunan itu berdasarkan perhitungan masa tunggu faktual. Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut kebijakan tersebut tidak terlepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kini menyiapkan formula […]

×
×


Saat ini belum ada komentar