Cegah Siswa Terjerumus Narkoba, Bupati Subang Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Cegah Siswa Terjerumus Narkoba, Bupati Subang Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Klikduakali.id – Pemerintah Kabupaten Subang menaruh perhatian serius terhadap potensi paparan narkoba dan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita meminta sektor pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter sejak siswa berada di bangku sekolah.

Menurut Reynaldy, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik siswa, tetapi juga dari karakter yang terbentuk. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter untuk membentengi anak dari berbagai pengaruh negatif, termasuk risiko penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Ini PR bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan Pemprov. Bagaimana pendidikan ini harus bisa betul-betul mengubah karakter seseorang,” ujar Reynaldy.

Menurutnya, dunia pendidikan kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks dibandingkan masa lalu. Reynaldy mengaku dapat merasakan perbedaan tersebut jika dibandingkan dengan pola pendidikan yang diterimanya saat masih duduk di bangku sekolah dasar.

“Zaman dulu itu saya waktu SD, saya digampar guru, ibu saya enggak marah ke gurunya, malah marah ke saya. Tapi kan zaman sekarang situasinya beda,” katanya.

Meski menghadapi tantangan yang berbeda, Reynaldy memastikan Pemkab Subang tetap memperkuat edukasi bagi siswa, khususnya di jenjang SD dan SMP yang berada di bawah kewenangan pemerintah daerah.

Ia meminta Dinas Pendidikan memberikan edukasi sejak dini mengenai bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang. Langkah tersebut dinilai penting agar siswa memiliki pemahaman yang cukup dan tidak mudah terpengaruh.

“Kita juga berupaya bagaimana Dinas Pendidikan harus bisa memberikan pencerahan untuk anak-anak SD dan SMP khususnya yang berada di bawah kita, agar ke depannya tidak ada lagi yang terjaring membeli obat-obatan terlarang seperti itu,” ujarnya.

Reynaldy mengaku prihatin setelah mengetahui adanya anak-anak yang membeli obat-obatan terlarang. Ia menilai harga yang relatif murah turut meningkatkan risiko peredaran barang tersebut di kalangan pelajar karena lebih mudah dijangkau.

“Saya juga kaget, kebanyakannya justru yang beli-beli ini karena ini kan murah,” ungkapnya.

Karena itu, ia menegaskan pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya sekolah dan pemerintah. Peran orang tua dinilai sangat penting untuk mengawasi pergaulan serta aktivitas anak di luar rumah.

Baca Juga :  Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Subang, Antisipasi Lonjakan Permintaan Capai 75 Persen

Reynaldy mengingatkan orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan dan aktivitas anak, terutama jika mereka sering keluar rumah pada malam hari. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah anak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko.

“Untuk orang tua juga saya sampaikan, harap lebih hati-hati menjaga anak-anaknya. Kalau yang keluar malam atau apa pun itu, tolong dikontrol. Jangan sampai anaknya terindikasi membeli hal-hal seperti ini,” tegasnya.

Dengan tegas, Reynaldy mengingatkan orang tua agar mengarahkan penggunaan uang yang dimiliki anak untuk berbagai kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat.

“Mending beli cilok dan cilor daripada beli nu kieu (yang seperti ini). Serius ini mah, serius,” pungkasnya.

Pemkab Subang menilai pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar membutuhkan peran bersama. Penguatan pendidikan karakter, edukasi bahaya narkoba, dan pengawasan orang tua diharapkan mampu menjadi benteng untuk melindungi anak dari pengaruh lingkungan yang berisiko. (Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × three =