Klikduakali.id – Tongkat estafet kepemimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Subang resmi berganti. AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Subang menggantikan AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., yang mendapat penugasan baru di lingkungan Markas Besar Polri.
Sebelum dipercaya memimpin Polres Subang, AKBP Andi Purwanto menjabat sebagai Kapolres Tasikmalaya Kota. Pengalaman memimpin di wilayah tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Subang.
Sementara itu, AKBP Dony Eko Wicaksono mendapat promosi jabatan sebagai Perwira Menengah (Pamen) Yanma Polri. Selama memimpin Polres Subang, ia dikenal aktif mengawal berbagai agenda pengamanan, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Pergantian Kapolres Subang merupakan bagian dari mutasi dan promosi jabatan yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kebijakan tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026 sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi di tubuh Polri.
Secara keseluruhan, mutasi kali ini melibatkan 1.121 personel dari berbagai jenjang kepangkatan dan jabatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 pejabat menduduki posisi strategis sebagai Kapolres, Kapolresta, dan Kapolrestro di sejumlah daerah di Indonesia.
Adapun rincian personel yang masuk dalam masing-masing Surat Telegram Kapolri meliputi:
- ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel.
- ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel.
- ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel.
- ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel.
- ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel.
- ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel.
- ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme yang rutin dilakukan dalam organisasi Polri. Menurutnya, rotasi jabatan bukan sekadar pergantian personel, tetapi menjadi bagian dari strategi organisasi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Ia menambahkan, regenerasi kepemimpinan menjadi langkah penting agar organisasi Polri mampu menjawab tantangan yang terus berkembang, baik dalam menjaga keamanan, penegakan hukum, maupun peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan kepemimpinan baru, masyarakat Subang berharap Polres Subang dapat mempertahankan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Selain penguatan pengamanan wilayah, berbagai program pelayanan berbasis masyarakat juga diharapkan terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan warga.
Mutasi kali ini juga menyentuh sejumlah wilayah lain di Indonesia. Beberapa jabatan Kapolres yang turut mengalami pergantian antara lain Kapolres Purwakarta, Kapolres Tasikmalaya, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kapolresta Malang Kota, Kapolres Salatiga, Kapolres Kendal, Kapolres Semarang, hingga Kapolres Cilegon.
Melalui rotasi tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi dan kebutuhan institusi. Diharapkan, kepemimpinan baru di berbagai wilayah mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, responsif, humanis, dan adaptif dalam menghadapi dinamika masyarakat. (Redaksi : klikduakali-IN)




