Damkar Subang Ingatkan Risiko Kebakaran Meningkat di Musim Kemarau

Klikduakali.id – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran seiring memasuki musim kemarau.

Kondisi cuaca panas dan rendahnya curah hujan dinilai dapat mempercepat rambatan api, baik pada kebakaran di permukiman, lahan, maupun area tempat pembuangan sampah.

Doni, Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang, menyebut musim kemarau sebagai periode yang rawan kebakaran.

Ia pun mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam beraktivitas sehingga tidak memicu api yang dapat berkembang menjadi kebakaran besar.

Doni menyebut, kebakaran pada musim kemarau sering kali dipicu oleh kelalaian manusia. Di antaranya membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok yang masih menyala, serta penggunaan instalasi listrik yang tidak sesuai standar.

“Memasuki kemarau, kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Jangan membakar sampah sembarangan, pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, dan jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan,” terangnya kepada Pasundan Ekspres, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang dapat mempercepat penyebaran api, sehingga kebakaran akan sulit dikendalikan apabila tidak segera ditangani dengan cepat.

“Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka area perkebunan maupun pertanian karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan sulit dipadamkan,” jelasnya.

Doni mengimbau warga untuk segera melapor kepada petugas jika menemukan titik api atau kebakaran, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.

“Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam mencegah kebakaran. Kewaspadaan dan kepedulian bersama menjadi kunci agar kejadian kebakaran dapat diminimalisasi selama musim kemarau,” tuturnya.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dari potensi kebakaran melalui langkah-langkah pencegahan sederhana. (Redaksi : klikduakali-TH)

Baca Juga :  4 Petani Jadi Korban Amukan Babi Hutan di Cianjur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + five =