KPK Tahan Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono, Dugaan Gratifikasi Capai Rp30 Miliar

klikduakali.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Ma’ruf Cahyono, setelah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.
Penahanan dilakukan selama 20 hari pertama, terhitung mulai Kamis (9/7/2026), untuk kepentingan penyidikan. KPK menduga Ma’ruf menerima gratifikasi dengan nilai keseluruhan mencapai sekitar Rp30 miliar selama menjabat sebagai Sekjen MPR.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa perkara tersebut bermula ketika Ma’ruf menjabat sebagai Pengguna Anggaran (PA). Ia diduga merangkap jabatan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), sehingga memiliki kendali besar dalam proses pengadaan.
Dalam praktiknya, penyidik menduga Ma’ruf memanfaatkan seorang kepercayaannya yang berinisial Z untuk menjalin komunikasi dengan sejumlah pengusaha yang ingin menjadi rekanan di lingkungan Setjen MPR.
KPK menemukan adanya dugaan permintaan komitmen fee kepada calon penyedia barang dan jasa. Besaran fee tersebut disebut mencapai sekitar 10 persen dari nilai proyek dan dikenal dengan istilah “uang hangus” atau “uang assalamualaikum”.

Dari skema tersebut, Ma’ruf diduga menerima sekitar Rp7 miliar, baik secara langsung maupun melalui perantara.
Tak hanya itu, penyidik juga mengungkap adanya dugaan pemberian fasilitas akun investasi trading dari salah satu perusahaan pialang yang berkaitan dengan rekanan pemenang proyek. Nilai aset pada akun tersebut diperkirakan mencapai Rp14,4 miliar.
Selain akun investasi, Ma’ruf juga diduga menggunakan rekening atas nama pihak lain untuk menampung aliran dana. Rekening tersebut disebut menerima dana sekitar Rp16,4 miliar sepanjang periode 2021 hingga 2022.
Berdasarkan hasil penyidikan sementara, seluruh penerimaan dari berbagai skema tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp30 miliar.
KPK juga menyatakan Ma’ruf belum dapat membuktikan bahwa harta maupun dana yang diterimanya berasal dari sumber yang sah. Selain itu, penerimaan tersebut juga tidak pernah dilaporkan sebagai gratifikasi kepada KPK sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku.
Kasus ini masih terus dikembangkan. Penyidik membuka kemungkinan mendalami keterlibatan pihak lain maupun aliran dana yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Biaya Bikin SIM A dan SIM C Terbaru 2026, Cek Tarif Resmi dan Total Biayanya
- Rabu, 14 Oktober 2026
Klikduakali.id – Biaya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan SIM C menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon pemohon pada 2026. Sebelum mendatangi Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas), masyarakat perlu mengetahui tarif penerbitan SIM serta biaya tambahan yang mungkin harus dibayarkan. Total biaya pembuatan SIM baru tidak hanya mencakup tarif resmi penerbitan SIM. […]
Jambore Pemuda Subang 2026 Jadi Ruang Pembentukan Karakter, Agus Masykur Tekankan Arti Kebersamaan
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan menjadi pesan utama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, saat membuka Jambore Pemuda Kabupaten Subang 2026 di Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Selasa (27/10/2026). Ia mengajak generasi muda menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Jambore yang diikuti 100 peserta dari berbagai organisasi […]
Barcelona Bangkit di Kandang Galatasaray, MU dan Inter Justru Tumbang di Liga Champions
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Persaingan Liga Champions 2026/2027 semakin menarik setelah rangkaian pertandingan pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB menghadirkan sejumlah kejutan. Barcelona sukses mencuri perhatian lewat kemenangan telak atas Galatasaray, sementara Manchester United dan Inter Milan harus menelan kekalahan dari lawan masing-masing. Barcelona menunjukkan mentalitas kuat saat bertandang ke markas Galatasaray. Sempat tertinggal lebih dahulu, tim […]
Belanja Pemkab Subang Baru Terserap 62 Persen, Belanja Modal Jadi Sorotan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Penyerapan anggaran belanja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang hingga pertengahan Oktober 2026 masih menyisakan pekerjaan besar. Dari total pagu sekitar Rp2,82 triliun, realisasi belanja baru mencapai Rp1,75 triliun atau 62,02 persen. Artinya, masih ada sekitar Rp1,07 triliun anggaran yang belum terealisasi menjelang penutupan tahun anggaran. Berdasarkan data Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten […]
Indonesia Kirim 103 Atlet ke Asian Para Games 2026, Bidik Posisi 10 Besar
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia mengirimkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga untuk berlaga di Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026. Kontingen Merah Putih menargetkan posisi 10 besar dengan perolehan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Kesiapan kontingen ditandai dengan acara pengukuhan dan pelepasan atlet di Balai Kota Solo, Senin […]
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Prabowo Lantik Kapolri dan Wakapolri Baru di Istana Negara
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sejumlah pejabat negara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam upacara pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). dipercaya menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut sebelumnya telah disetujui DPR RI. Dalam Rapat Paripurna, DPR menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri sekaligus menyepakati pemberhentian dengan hormat Listyo […]
Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, menjadi perhatian serius. Polisi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sementara tersangka, dugaan perbuatan tersebut telah berlangsung sejak 2022. Hingga kini, tercatat empat anak yang diduga menjadi korban. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka telah menahan […]

×
×


Saat ini belum ada komentar