Tito Karnavian Menilai Banyak Honorer Merupakan Titipan Timses, APBD Jadi Terbebani

Klikduakali.id – Meski pemerintah pusat telah berulang kali melarang penambahan pegawai non-ASN, praktik perekrutan tenaga honorer di sejumlah daerah dinilai masih terus berlangsung. Kondisi ini menyebabkan jumlah honorer terus bertambah dan membebani anggaran pemerintah daerah.
Mendagri Tito Karnavian menilai sebagian perekrutan tenaga honorer dilakukan bukan karena kebutuhan organisasi. Ia menyebut faktor kedekatan politik dan titipan tim sukses kepala daerah menjadi salah satu penyebabnya.
“Sering kali tidak kompeten dan merupakan bawaan pejabat atau tim sukses yang dimasukkan ke dalam birokrasi,” ujar Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI seperti yang dilansir dari laman KOMPAS, dikutip Rabu (10/6/2026).
Tito mengatakan banyaknya tenaga honorer yang direkrut kemudian memicu tuntutan untuk diangkat menjadi ASN atau PPPK. Kondisi itu membuat pemerintah harus membuka berbagai jalur seleksi yang pada akhirnya berdampak pada anggaran daerah.
Kementerian Dalam Negeri mencatat tingginya porsi belanja pegawai di berbagai daerah. Sebanyak 21 provinsi, 367 kabupaten, dan 91 dari 93 kota diketahui memiliki belanja pegawai yang melampaui batas maksimal 30 persen dari APBD.
Pengamat kebijakan publik Lina Miftahul Jannah menilai membengkaknya jumlah tenaga honorer tidak hanya disebabkan oleh kebutuhan pegawai.
Menurutnya, praktik politik balas budi setelah pilkada juga turut berkontribusi, sehingga sejumlah daerah lebih memilih merekrut honorer dibanding menyusun kebutuhan pegawai berdasarkan data.
Lina juga menyoroti persoalan pemerataan ASN. Ia menyebut sejumlah kota memiliki kelebihan guru dan pegawai, sedangkan daerah kabupaten di sekitarnya masih kekurangan tenaga aparatur untuk memenuhi kebutuhan pelayanan publik.
Tito kembali menegaskan larangan penambahan tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah. Ia meminta seluruh kepala daerah bersikap tegas dan tidak membuka rekrutmen honorer baru.
Hingga saat ini, persoalan honorer masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya teratasi. Tanpa langkah pembenahan yang menyeluruh, jumlah tenaga non-ASN dikhawatirkan terus bertambah dan berdampak pada meningkatnya beban anggaran pemerintah daerah. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Indonesia dan Singapura Bentuk Satgas Bersama untuk Usut Perusahaan Terkait Karhutla
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk menelusuri perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas. Kerja sama ini akan diperkuat melalui pertukaran intelijen keuangan, pengumpulan bukti lintas negara, hingga penelusuran aset yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral […]
Menko Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Tegaskan Indonesia Tak Langgar Kontrak
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menegaskan pengurangan ekspor gas pipa ke Singapura dilakukan untuk mengutamakan kebutuhan energi dalam negeri. Ia membantah kebijakan tersebut melanggar kontrak bilateral dan meminta Singapura menghormati hubungan antarnegara secara setara. Dalam konferensi pers mengenai ketahanan energi nasional […]
Tim DVI Identifikasi Lima Jenazah Korban KM Virgo
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Identifikasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa terus berlanjut. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan kembali mengenali lima jenazah, sehingga jumlah korban yang telah teridentifikasi hingga 12 Oktober 2026 bertambah menjadi 77 orang. Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol dr. Much Sofwan, mengatakan kelima jenazah yang berhasil diidentifikasi seluruhnya berjenis […]
Jambore Pemuda Subang 2026 Jadi Ruang Pembentukan Karakter, Agus Masykur Tekankan Arti Kebersamaan
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan menjadi pesan utama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, saat membuka Jambore Pemuda Kabupaten Subang 2026 di Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Selasa (27/10/2026). Ia mengajak generasi muda menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Jambore yang diikuti 100 peserta dari berbagai organisasi […]
Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Balapan Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, resmi dibatalkan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pembalap. Keputusan serupa juga berlaku untuk balapan Moto2. Pembatalan ini menjadi pukulan bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, […]
Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]
Pabrik BYD Subang Didemo Warga, FMSB Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
- Kamis, 29 Oktober 2026
klikduakali.id – Pabrik mobil listrik BYD di Kabupaten Subang menjadi sasaran aksi demontrasi warga pada Rabu (28/10/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyoroti persoalan penyerapan tenaga kerja lokal dan mendesak adanya dialog terbuka antara perusahaan, pemerintahan daerah, serta masyarakat untuk membahas akses pekerjaan bagi warga subang. Pengamat sosial Subang, Megi Akbar Setiawan, yang turut hadir dalam […]
Harry Maguire Bela Michael Carrick, Pemain Manchester United Diminta Bertanggung Jawab atas Tren Negatif
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Bek Manchester United, Harry Maguire, menegaskan bahwa para pemain harus bertanggung jawab atas buruknya performa tim pada awal musim 2026/2027. Ia menilai hasil negatif yang diraih Setan Merah bukan semata-mata kesalahan pelatih Michael Carrick, melainkan juga akibat penampilan para pemain yang belum memenuhi ekspektasi. Pernyataan tersebut muncul setelah Manchester United menelan kekalahan telak […]

×
×


Saat ini belum ada komentar