Klikduakali.id – Bermain di hadapan pendukung sendiri, Borneo FC sukses mengunci kemenangan penting atas Persita Tangerang pada pekan ke-31 Super League 2025/2026.
Selain mempertegas dominasi di kandang, kemenangan ini turut memanaskan persaingan di papan atas klasemen yang kini semakin sengit.
Tampil di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (5/5/2026), Borneo FC menunjukkan permainan efektif dan mengakhiri laga dengan kemenangan 2-0.
Borneo FC memastikan kemenangan lewat dua gol yang masing-masing dicetak Mariano Peralta di menit ke-37 dan M. Sihran pada menit ke-87. Momentum pertandingan bergeser ketika Persita kehilangan satu pemain dan harus bertahan dengan 10 orang sejak menit ke-57.
Rayco harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran dengan menginjak tumit pemain Borneo FC. Kejadian itu turut mengubah jalannya pertandingan.
Kemenangan ini membuat Borneo FC kini menyamai koleksi poin Persib Bandung dengan total 72 poin. Situasi tersebut semakin menambah tekanan bagi Persib yang kini tak memiliki ruang untuk terpeleset.
Ketatnya persaingan di papan atas membuat Persib Bandung wajib meraih kemenangan ketika berhadapan dengan Persija Jakarta. Hasil imbang, apalagi kekalahan, berpotensi menjadi penghambat besar bagi langkah Persib Bandung menuju gelar juara musim ini.
Laga penting tersebut rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) atau Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal pertandingan, Borneo FC tampil agresif dengan langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lawan. Gol cepat pun coba mereka cari sejak menit awal. Borneo FC mendapatkan peluang emas pertama pada menit ke-6 melalui Obieta yang menemukan ruang di kotak penalti Persita. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan oleh Tamirlan Kozubaev.
Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-8, Nadeo Argawinata tampil gemilang dengan refleks cepatnya saat menepis tendangan lambung Aleksa yang mengarah ke gawang.
Peluang kembali hadir untuk Borneo FC di menit ke-15. Caxambu yang berdiri tanpa pengawalan di sisi gawang gagal memaksimalkan umpan lambung, setelah tembakannya melenceng jauh.
Pada menit ke-22, Kaio Nunes kembali mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalti. Namun, tembakannya masih terlalu lemah dan berhasil diamankan dengan mudah oleh Igor Rodrigues.
Persita sempat mengancam di menit ke-33 lewat serangan balik cepat. Aleksa menerima umpan terobosan dari Rayco, tetapi gangguan Alfharezzi Buffon membuat kontrol bolanya berantakan dan peluang itu berhasil dipatahkan Nadeo.
Borneo FC kembali menekan pada menit ke-34 melalui Mariano Peralta. Ia mencoba melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi masih berhasil diblok pertahanan lawan. Kebuntuan pertandingan pecah di menit ke-37. Mariano Peralta melepaskan tembakan indah dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Persita.
Belum lama setelah mencetak gol, Peralta kembali mendapat kesempatan emas lewat serangan balik di menit ke-40. Namun, penyelesaiannya masih terlalu lemah dan berhasil diamankan Igor Rodrigues.
Persita mencoba menambah tekanan menjelang akhir babak pertama. Namun, Borneo FC tetap bermain disiplin dengan bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik. (Redaksi : klikduakali-TH)




