Evaluasi Program MBG Diperketat, Pemerintah Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran

klikduakali.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki tahap evaluasi menyeluruh seiring ditemukannya sejumlah ketidaktepatan dalam pelaksanaan di lapangan. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional bergerak cepat untuk memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Langkah evaluasi ini diperkuat oleh arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam distribusi bantuan pangan bergizi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.
Sebagai respons atas temuan di lapangan, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus guna mengoptimalkan pelaksanaan program MBG. Tim ini melibatkan berbagai fungsi strategis, mulai dari investigasi, promosi, kerja sama, hingga pemantauan dan pengawasan.
Pembentukan tim ini dilatarbelakangi hasil inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah sekolah yang menunjukkan masih adanya celah dalam distribusi maupun penerimaan manfaat program.

Tahap awal evaluasi difokuskan di wilayah DKI Jakarta sebagai percontohan. Dari hasil evaluasi ini, pemerintah akan merumuskan pola distribusi yang lebih efektif sebelum diterapkan secara luas di seluruh Indonesia.
Dalam skema baru, sekolah swasta dengan biaya tinggi tidak lagi menjadi prioritas penerima program. Sementara itu, sekolah negeri di kawasan elit akan menerapkan sistem kuesioner untuk mengidentifikasi siswa yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Hasil sidak juga mengungkap bahwa tidak semua makanan yang disediakan dalam program MBG dikonsumsi oleh siswa. Beberapa di antaranya mengaku bosan dengan menu yang disediakan, sementara sebagian lainnya lebih memilih membeli makanan di kantin sekolah.
Kondisi ini memunculkan potensi pemborosan anggaran serta risiko meningkatnya limbah makanan, yang bertentangan dengan tujuan utama program.
Proses evaluasi tidak hanya dilakukan oleh pemerintah pusat, tetapi juga melibatkan masukan dari DPR serta pemerintah daerah. Salah satu sorotan utama adalah distribusi program di sekolah dengan mayoritas siswa dari keluarga mampu.
Dalam kondisi tersebut, efektivitas program dinilai kurang optimal karena banyak siswa yang sudah memiliki bekal atau uang jajan sendiri.
Ke depan, pemerintah akan memperketat proses seleksi penerima manfaat program MBG. Pendekatan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat akan menjadi landasan utama dalam penyaluran bantuan.
Dengan evaluasi yang lebih komprehensif ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjangkau lebih banyak penerima, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia tanpa menimbulkan pemborosan anggaran. (Redaksi : klikduakali – SA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Harry Kane Menangi Ballon d’Or 2026, Torehkan Sejarah Baru Sepak Bola Inggris
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Harry Kane resmi meraih Ballon d’Or 2026 setelah menjalani musim gemilang bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Inggris karena Kane menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang memenangkan trofi individu paling prestisius di dunia sepak bola. Penghargaan itu diumumkan dalam seremoni Ballon […]
Distribusi Air Bersih Tirta Rangga Subang Terganggu, Empat Wilayah Terdampak
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang di sejumlah wilayah Subang Selatan diminta mengantisipasi gangguan pasokan air bersih akibat pekerjaan jaringan listrik di Desa Darmaga. Gangguan tersebut berdampak pada proses distribusi air ke empat wilayah pelayanan. Berdasarkan pengumuman resmi Perumda Tirta Rangga, gangguan distribusi berkaitan dengan pekerjaan jaringan listrik PLN menyusul terjadinya […]
Harry Maguire Bela Michael Carrick, Pemain Manchester United Diminta Bertanggung Jawab atas Tren Negatif
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Bek Manchester United, Harry Maguire, menegaskan bahwa para pemain harus bertanggung jawab atas buruknya performa tim pada awal musim 2026/2027. Ia menilai hasil negatif yang diraih Setan Merah bukan semata-mata kesalahan pelatih Michael Carrick, melainkan juga akibat penampilan para pemain yang belum memenuhi ekspektasi. Pernyataan tersebut muncul setelah Manchester United menelan kekalahan telak […]
Jambore Pemuda Subang 2026, Nenden Setiawati Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Generasi muda dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, saat membuka Jambore Pemuda Subang 2026, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini […]
Menko Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Tegaskan Indonesia Tak Langgar Kontrak
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menegaskan pengurangan ekspor gas pipa ke Singapura dilakukan untuk mengutamakan kebutuhan energi dalam negeri. Ia membantah kebijakan tersebut melanggar kontrak bilateral dan meminta Singapura menghormati hubungan antarnegara secara setara. Dalam konferensi pers mengenai ketahanan energi nasional […]
Indonesia dan Singapura Bentuk Satgas Bersama untuk Usut Perusahaan Terkait Karhutla
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk menelusuri perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas. Kerja sama ini akan diperkuat melalui pertukaran intelijen keuangan, pengumpulan bukti lintas negara, hingga penelusuran aset yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral […]
TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kabar dugaan penyekapan tenaga kerja wanita (TKW) asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, bernama Sri Nurhaida Pratiwi, mengundang perhatian publik. Keluarga korban meminta bantuan pemerintah untuk menindaklanjuti kasus tersebut setelah Sri dikabarkan mengalami penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dugaan penyekapan ini mencuat setelah video dan tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari komunikasi […]
Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]

×
×


Saat ini belum ada komentar