54 Santri As-Syifa Siap Go Global, Global Pathway Perkuat Jejak Internasional Pesantren

klikduakali.id As-Syifa Boarding School kembali menegaskan langkah internasionalisasinya melalui program Global Pathway yang diikuti 54 santri untuk proses admisi perguruan tinggi luar negeri. Empat negara tujuan menjadi fokus tahun ini, yakni Turki, Malaysia, Jerman, dan Albania.

Program yang digagas Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) ini bukan sekadar fasilitasi pendaftaran kampus, tetapi bagian dari strategi besar membangun kultur akademik berstandar global di lingkungan pesantren. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Global Hub As-Syifa dengan sistem pendampingan terstruktur.

Direktur Dikdasmen As-Syifa, Abdurahim Casim dalam sambutannya terkait program Global Pathway
Direktur Dikdasmen As-Syifa, Abdurahim Casim dalam sambutannya terkait program Global Pathway

Direktur Dikdasmen As-Syifa, Abdurahim Casim, menegaskan bahwa Global Pathway merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk pemimpin masa depan.

“Proses admisi ini adalah langkah awal menuju kepemimpinan global. Santri harus memiliki kesiapan menyeluruh baik dari sisi akademik, mental, maupun karakter. Dunia internasional menuntut kualitas yang utuh,” ujarnya.

Dari Administrasi ke Kesiapan Mental

Dalam program ini, para santri tidak hanya mendapatkan sosialisasi kampus tujuan, tetapi juga pendampingan teknis mulai dari validasi dokumen internasional hingga bimbingan pengisian aplikasi. Dokumen yang disiapkan meliputi transkrip akademik berbahasa Inggris, surat keterangan aktif, serta identitas resmi sesuai standar global.

 Para santri mendapatkan pendampingan mulai dari sosialisasi perguruan tinggi tujuan hingga bimbingan teknis dalam pengisian aplikasi.
Para santri mendapatkan pendampingan dan sosialisasi perguruan menuju perguruan tinggi tujuan 

Pendekatan komprehensif ini dirancang untuk membiasakan santri menghadapi sistem seleksi internasional yang ketat dan kompetitif. Selain aspek akademik, pembinaan mental dan penguatan karakter menjadi penekanan utama.

Global Pathway sekaligus memperkuat posisi As-Syifa sebagai pesantren modern yang membangun jejaring pendidikan lintas negara. Langkah ini dinilai strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang terhubung dengan dinamika global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Strategi Internasionalisasi Pendidikan Pesantren

Dengan mengusung semangat “One System, One Goal”, program ini diharapkan melahirkan generasi teknokrat, ilmuwan, dan pemimpin yang mampu berkiprah di panggung internasional. Lebih dari itu, Global Pathway menjadi simbol transformasi pendidikan pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Bimbingan teknis dalam pengisian aplikasi
Bimbingan teknis dalam pengisian aplikasi

Keberangkatan 54 santri menuju proses seleksi kampus luar negeri bukan hanya capaian individual, tetapi juga representasi visi institusi dalam membangun generasi berdaya saing global. As-Syifa memposisikan diri bukan sekadar pengirim lulusan ke luar negeri, melainkan sebagai institusi yang menyiapkan kader perubahan dengan identitas keislaman yang kuat.

Langkah ini memperlihatkan bahwa pesantren kini tidak lagi dipandang sebagai lembaga pendidikan lokal semata, melainkan sebagai bagian dari arus besar pendidikan global yang kompetitif dan berjejaring luas. (Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × three =