Anak Muda Sulit Menabung? 5 Kebiasaan Finansial ini yang Mempengaruhi

klikduakali.id – Di tengah meningkatnya biaya hidup dan berbagai kebutuhan sehari-hari, menabung menjadi tantangan tersendiri bagi banyak anak muda. Meski sudah memiliki penghasilan tetap, tidak sedikit yang mengaku kesulitan menyisihkan uang untuk tabungan. Kondisi ini sering kali bukan semata-mata disebabkan oleh besarnya pengeluaran, melainkan karena kebiasaan finansial yang kurang tepat dan dilakukan secara berulang tanpa disadari.
Salah satu kebiasaan yang paling sering terjadi adalah membeli barang berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan. Kemudahan berbelanja melalui aplikasi digital dan berbagai promo yang ditawarkan sering kali membuat seseorang lebih impulsif dalam mengeluarkan uang. Selain itu, kebiasaan menggunakan layanan pembayaran digital tanpa perencanaan juga dapat membuat pengeluaran sulit dikendalikan. Jika terus dibiarkan, kondisi ini akan menghambat kemampuan seseorang untuk membangun tabungan jangka panjang.
Berikut beberapa kebiasaan finansial yang perlu dihindari agar lebih mudah menabung:
- Tidak membuat anggaran bulanan. Tanpa perencanaan yang jelas, pengeluaran cenderung tidak terkontrol dan sulit dipantau.
- Sering melakukan pembelian impulsif. Membeli barang karena tergiur diskon atau tren sesaat dapat menguras keuangan.
- Mengabaikan pencatatan pengeluaran. Kebiasaan kecil seperti membeli makanan, minuman, atau berlangganan layanan digital sering kali tidak disadari jumlahnya.
- Menunda menabung hingga akhir bulan. Sebaiknya, sisihkan dana tabungan segera setelah menerima penghasilan.
- Mengikuti gaya hidup orang lain. Memaksakan diri untuk mengikuti tren yang tidak sesuai kemampuan finansial dapat memperbesar pengeluaran.
Membangun kebiasaan menabung tidak harus dimulai dengan nominal yang besar. Langkah sederhana, seperti menyisihkan 10 hingga 20 persen dari penghasilan setiap bulan, sudah dapat menjadi awal yang baik. Selain itu, membuat prioritas kebutuhan dan membatasi pengeluaran yang kurang penting juga dapat membantu menjaga kondisi keuangan tetap sehat.
Pada dasarnya, kemampuan menabung bukan ditentukan oleh seberapa besar penghasilan yang dimiliki, melainkan oleh seberapa baik seseorang mengelola keuangannya. Dengan memperbaiki kebiasaan finansial sejak usia muda, seseorang dapat mempersiapkan masa depan yang lebih stabil, memiliki dana darurat, serta lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan yang mungkin muncul di kemudian hari. (Redaksi : klikduakali – SA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Berujung Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, memasuki babak baru. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (1/10/2026). Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas Akbar Hadi […]
Harry Kane Menangi Ballon d’Or 2026, Torehkan Sejarah Baru Sepak Bola Inggris
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Harry Kane resmi meraih Ballon d’Or 2026 setelah menjalani musim gemilang bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Inggris karena Kane menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang memenangkan trofi individu paling prestisius di dunia sepak bola. Penghargaan itu diumumkan dalam seremoni Ballon […]
Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029
- Senin, 12 Oktober 2026
Klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan perbaikan 2.100 ruang kelas rusak di Kabupaten Subang rampung hingga akhir masa jabatannya. Perbaikan dilakukan secara bertahap setiap tahun untuk meningkatkan pemerataan infrastruktur pendidikan. Reynaldy menyampaikan target tersebut saat meninjau rehabilitasi dua ruang kelas SDN Binakarya di Desa Wanajaya, Kecamatan Tambakdahan, Jumat (9/10/2026). Peninjauan itu […]
Jambore Pemuda Subang 2026 Jadi Ruang Pembentukan Karakter, Agus Masykur Tekankan Arti Kebersamaan
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan menjadi pesan utama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, saat membuka Jambore Pemuda Kabupaten Subang 2026 di Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Selasa (27/10/2026). Ia mengajak generasi muda menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Jambore yang diikuti 100 peserta dari berbagai organisasi […]
Usai Dilantik Jadi Sekda Subang, Rona Mairansyah Siapkan Pemetaan Masalah dan Tim Aksi
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Rona Mairansyah langsung menyiapkan langkah kerja setelah resmi dilantik oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi pada Kamis (1/10/2026). Ia menilai penyelesaian berbagai persoalan daerah membutuhkan pemetaan masalah dan kolaborasi lintas sektor. Rona mengatakan tahap awal yang akan dilakukan adalah mempelajari persoalan di seluruh wilayah Kabupaten Subang […]
Indonesia Kirim 103 Atlet ke Asian Para Games 2026, Bidik Posisi 10 Besar
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia mengirimkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga untuk berlaga di Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026. Kontingen Merah Putih menargetkan posisi 10 besar dengan perolehan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Kesiapan kontingen ditandai dengan acara pengukuhan dan pelepasan atlet di Balai Kota Solo, Senin […]
Indonesia dan Singapura Bentuk Satgas Bersama untuk Usut Perusahaan Terkait Karhutla
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk menelusuri perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas. Kerja sama ini akan diperkuat melalui pertukaran intelijen keuangan, pengumpulan bukti lintas negara, hingga penelusuran aset yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral […]
Produksi Jagung Subang Capai 1.165 Ton, Kemenkop Bidik Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Usaha Petani
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak utama pengembangan usaha jagung di Kabupaten Subang, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi tawar petani sekaligus mengoptimalkan potensi jagung Subang yang pada 2024 tercatat mencapai 1.165 ton. Dorongan tersebut disampaikan Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop […]

×
×


Saat ini belum ada komentar