22 Rumah di Desa Cikeris Rusak Disapu Angin Puting Beliung

klikduakali.id — Sebanyak 22 rumah di Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi pada Selasa, (21/4/2026) siang.

Kepala Desa Cikeris, Dasep Sopandi, menuturkan angin kencang yang disertai hujan tersebut merusak sejumlah rumah warga Desa Cikeris, Kecamatan Bojong. “Peristiwa angin puting beliung itu bermula ketika hujan lebat disertai angin kencang melanda Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, sekira pukul 14.45 WIB,” ungkap Dasep, Rabu (22/4/2026).

Ia merinci dari 22 rumah warga yang terdampak angin puting beliung, satu di antaranya alami rusak berat. “Rata-rata rumah yang rusak bagian atap seperti genteng dan asbes. Yang paling parah itu rumah Mak U.Sahma yang berda di Kampung Cigirang, RT 05/RW 02. Atap rumahnya tertimpa pohon besar,” jelas Kades Cikeris.

Menurut dia, saat peristiwa terjadi, para warga baru pulang dari ladang dan sawahnya. Angin puting beliung datang sekitar 20 menit. Setelah itu, keadaan mereda dan warga mulai keluar rumah.

Dasep memastikan warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat itu telah diungsikan ke rumah anaknya.

“Mak U.Sahma sementara mengungsi ke rumah anaknya yang masih berada di Kampung Cigirang, Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta,” ungkapnya.

Tidak Ada Korban dalam Peristiwa Angin Puting Beliung
Dasep menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin puting beliung ini dan warga memilih bertahan di rumah masing-masing.

“Meski tidak ada korban jiwa atau luka berat, kejadian ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga,” katanya.

Lebih lanjut, Desep juga telah melayangkan surat permohonan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta untuk meminta bantuan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan tersebut.

“Data kerusakan sudah kami laporkan ke Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Sosial dan BPBD. Jadi atas permohonan kepada Pemkab Purwakarta, kami berharap agar segera ditindaklanjuti untuk dilakukan perbaikannya,” ungkap Dasep.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan hati-hati adanya bencana angin puting beliung ini. Apalagi di tengah cuaca yang tidak menentu saat ini.

“Semua ini adalah musibah yang kita tidak tau kapan terjadinya, saya hanya megharap semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan juga saya menghimbau kepada semua masyarakat khususnya warga masyarakat Desa Cikeris, Kecamatan Bojong agar tetap waspada jaga kesehatan mengingat cuaca saat ini sangat extrim,” pungkasnya. (Redaksi : klikduakali-AZ)

Baca Juga :  Kapolres Subang Cek Kesiapan Kendaraan Dinas Polisi, Siap Hadapi Operasi Ketupat Lodaya 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − six =