Waspada Campak, Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

klikduakali.id – Penyakit campak merupakan infeksi virus yang sangat mudah menular dan umumnya menyerang anak-anak, meskipun orang dewasa yang belum pernah terinfeksi atau belum mendapatkan vaksinasi juga berisiko mengalaminya. Penyakit ini disebabkan oleh virus measles yang menyebar melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada bayi, lansia, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Gejala campak biasanya muncul 7 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Pada tahap awal, gejalanya sering kali menyerupai flu sehingga kerap diabaikan. Seiring berjalannya waktu, gejala akan berkembang dan ditandai dengan munculnya ruam merah yang menyebar ke seluruh tubuh.
Ciri-Ciri Penyakit Campak
Berikut beberapa ciri-ciri penyakit campak yang perlu diwaspadai:
- Demam tinggi, yang dapat mencapai lebih dari 38 derajat Celsius.
- Batuk kering yang berlangsung terus-menerus.
- Pilek dan hidung tersumbat.
- Mata merah dan berair (konjungtivitis).
- Muncul bintik putih kecil di dalam mulut, terutama di bagian dalam pipi.
- Ruam merah pada kulit, yang biasanya muncul pertama kali di wajah dan belakang telinga, kemudian menyebar ke leher, badan, lengan, hingga kaki.
- Tubuh terasa lemas dan nafsu makan menurun.
Hingga saat ini, belum ada obat khusus yang dapat membunuh virus penyebab campak. Pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk meredakan gejala dan membantu tubuh melawan infeksi secara alami. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain memperbanyak istirahat, mengonsumsi air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi, mengonsumsi makanan bergizi, serta menggunakan obat penurun demam sesuai anjuran tenaga kesehatan. Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat memberikan suplemen vitamin A, terutama pada anak-anak, untuk membantu mengurangi risiko komplikasi yang lebih berat.
Penderita campak juga dianjurkan untuk membatasi kontak dengan orang lain selama masa penularan agar virus tidak menyebar lebih luas. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila demam tinggi berlangsung lebih dari tiga hari, mengalami sesak napas, kejang, penurunan kesadaran, atau muncul tanda-tanda dehidrasi seperti bibir kering dan jarang buang air kecil.
Cara terbaik untuk mencegah campak adalah melalui vaksinasi. Pemerintah Indonesia telah menyediakan vaksin campak sebagai bagian dari imunisasi rutin anak. Selain itu, menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penularan. Dengan mengenali gejala sejak dini dan mendapatkan penanganan yang tepat, risiko komplikasi akibat campak dapat diminimalkan. (Redaksi : klikduakali – SA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Reynaldy Targetkan Subang Akan Dikenal Lewat Ekonomi Kreatif
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan Kabupaten Subang dikenal melalui pengembangan ekonomi kreatif, selain sebagai daerah industri dan lumbung pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar SubangFest secara rutin setiap bulan. Target tersebut disampaikan Reynaldy saat menjadi narasumber dalam Indonesia Creative Connect 2026 bertajuk Leaders Talk – Inovasi dan […]
Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pemuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus yang mampu mengemban amanah, mengelola bangsa, serta melanjutkan cita-cita para pendiri negara menuju Indonesia […]
Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Seleksi terbuka JPTP Sekda Kabupaten Subang kali ini memiliki mekanisme berbeda. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, termasuk saat peserta menjalani tahapan wawancara. Kang Rey mengatakan, keterbukaan seleksi ditunjukkan dengan melibatkan pejabat di lingkungan Pemkab Subang untuk memberikan masukan dan pertimbangan terhadap kandidat Sekda. “Baru kali […]
Inovatif! Mahasiswi POLSUB Sulap Limbah Daun Nanas Jadi Plester Pereda Nyeri Haid
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Limbah daun nanas yang selama ini berpotensi terbuang kini dikembangkan menjadi produk inovatif di bidang kesehatan. Lima mahasiswi Politeknik Negeri Subang (POLSUB) berhasil merancang plester pereda nyeri menstruasi bernama MENSTRUA-PINE PATCH dengan memadukan serat daun nanas dan ekstrak jahe. Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, Jurusan Kesehatan POLSUB. Tim ini […]
Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, menjadi perhatian serius. Polisi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sementara tersangka, dugaan perbuatan tersebut telah berlangsung sejak 2022. Hingga kini, tercatat empat anak yang diduga menjadi korban. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka telah menahan […]
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebesar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas batangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar sejumlah pihak di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pihak swasta. Juru Bicara KPK, […]
Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kawasan glamping di tengah hamparan kebun durian dan alpukat di Ciater, Kabupaten Subang, mendadak menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik KPK memeriksa aset seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi bangunan glamping hingga lahan perkebunan yang berada di sekitarnya. Aset seluas sekitar 1,5 hektare itu diduga berkaitan dengan Yayat Sudrajat […]
Sempat Tertinggal Dua Gol, Persib Bandung Bangkit dan Paksa Dewa United Berbagi Poin
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Persib Bandung menunjukkan semangat juang tinggi saat menjamu Dewa United pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026), Maung Bandung berhasil menghindari kekalahan setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menutup pertandingan dengan skor 2-2. Dewa United sempat membuat pendukung tuan rumah terdiam […]

×
×


Saat ini belum ada komentar