Tiga Kru Sisingaan Asal Subang Meninggal Tersengat Listrik, KDM Berikan Santunan

Tiga Kru Sisingaan Asal Subang Meninggal Tersengat Listrik, KDM Berikan Santunan

Klikduakali.id – Duka menyelimuti dunia kesenian tradisional Jawa Barat setelah tiga kru sisingaan asal Kabupaten Subang meninggal dunia akibat tersengat listrik saat bertugas di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Atas peristiwa tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.

Selain menyampaikan belasungkawa, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyalurkan bantuan uang duka kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian.

“Kami menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya tiga orang kru gotong singa Kabupaten Subang yang meninggal di Bekasi karena tersengat aliran listrik. Mereka meninggal saat mencari nafkah untuk kehidupan keluarga dan pribadinya,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya.

Dedi Mulyadi juga menyampaikan doa agar para korban mendapat husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan untuk melewati masa duka.

“Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya dan mendapat tempat di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” katanya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Dedi juga memastikan bantuan akan segera disalurkan kepada keluarga korban.

“Dan saya sampaikan juga kami akan segera menyampaikan uang duka bagi ketiga korban tersebut,” ujarnya.

Dari tiga korban meninggal dunia, dua di antaranya diketahui merupakan kakak beradik yang berasal dari Kampung Pasircabe, Desa Pagaden, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, yakni Rinto (28) dan Juan (20). Sementara satu korban lainnya adalah Galang (18).

Menurut keterangan kerabat korban, Abdul Rohman, Juan telah cukup lama berkecimpung sebagai kru kesenian sisingaan. Adapun Rinto baru pertama kali terlibat dalam pekerjaan tersebut.

“Kalau yang adiknya, Juan itu sudah bertahun-tahun ikut dengan grup Alan. Kalau kakaknya baru kali ini ikut. Baru pertama diajak dan mau ikut bekerja,” kata Abdul Rohman di rumah duka, Rabu (3/6/2026).

Ia mengatakan bahwa keluarga awalnya menerima informasi mengenai insiden tersebut melalui media sosial. Kepastian mengenai kejadian itu kemudian diperoleh setelah adanya konfirmasi dari kerabat dan rekan korban.

Baca Juga :  Beijing International Auto Show 2026 Segera Dibuka, iCAR Siap Unjuk Gigi dengan SUV Listrik V23

Peristiwa tragis ini turut membawa duka mendalam bagi keluarga Rinto. Ia diketahui menjadi tulang punggung keluarga dan meninggalkan tiga orang anak yang masih membutuhkan perhatian serta pengasuhan.

Kecelakaan itu terjadi saat rombongan sisingaan asal Subang tampil di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Para korban diduga tersengat listrik ketika mencoba mengangkat kabel yang melintang di jalur rombongan. Arus listrik kemudian merambat ke gerobak sound system berbahan besi dan mengenai kru lainnya.

Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka bakar. Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. (Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × five =