Rotasi 52 Pejabat Dinilai Perkuat Kinerja Pemkab, Ketua DPRD Soroti Peran Bapenda dan Disnakertrans

Rotasi 52 Pejabat Dinilai Perkuat Kinerja Pemkab, Ketua DPRD Soroti Peran Bapenda dan Disnakertrans

Klikduakali.id – Rotasi dan mutasi 52 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurachman. Ia menilai kebijakan yang diambil Bupati Reynaldy Putra Andita tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kinerja birokrasi serta mendorong percepatan pembangunan daerah.

Menurut Victor, hadirnya pejabat baru di OPD strategis seperti Bapenda dan Disnakertrans ESDM diharapkan mampu membawa energi serta inovasi baru dalam menjalankan berbagai program pemerintah. Ia optimistis penyegaran kepemimpinan akan berdampak positif terhadap peningkatan kinerja perangkat daerah.

“Rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan. Yang paling penting adalah pejabat yang diberi amanah mampu menunjukkan kinerja, integritas, dan inovasi untuk menjawab tantangan yang dihadapi Kabupaten Subang,” ujarnya.

Victor mengatakan DPRD menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru di Bapenda dan Disnakertrans ESDM. Menurutnya, rotasi tersebut akan berdampak positif apabila diikuti dengan program kerja yang jelas, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan daerah.

Victor menilai Bapenda memegang peran sentral dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah. Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru mampu mengoptimalkan potensi penerimaan dari sektor pajak dan retribusi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara lebih efisien dan transparan.

Di sektor ketenagakerjaan, Victor berharap Disnakertrans ESDM dapat menghadirkan terobosan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Upaya tersebut, menurutnya, perlu diwujudkan melalui kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan kawasan industri yang terus berkembang di Subang.

“Kami optimistis dengan kepemimpinan baru akan muncul inovasi dan terobosan. Tentu target peningkatan PAD maupun penurunan angka pengangguran tidak bisa dicapai secara instan, tetapi harus diawali dengan kerja yang terukur, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil,” katanya.

Victor menambahkan, Bapenda dan Disnakertrans ESDM merupakan dua OPD yang memegang peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Bapenda menjadi tulang punggung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan, sementara Disnakertrans ESDM berperan dalam memperluas kesempatan kerja serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Subang.

“Kalau PAD meningkat, ruang fiskal pemerintah akan semakin kuat untuk membiayai pembangunan. Di sisi lain, jika pengangguran dapat ditekan melalui kebijakan ketenagakerjaan yang tepat, maka kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Dua sektor ini saling berkaitan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Victor menilai rotasi 52 pejabat tersebut bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari strategi memperkuat birokrasi. Ia berharap para pejabat yang baru dipercaya mampu bergerak cepat untuk mendukung terwujudnya visi “Subang Ngabret” serta target pembangunan daerah.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Geruduk Gedung DPRD Subang, Suarakan Evaluasi Program MBG

Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan kepemimpinan kepala daerah. Menurutnya, diperlukan sinergi seluruh jajaran birokrasi agar visi “Subang Ngabret” dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“DPRD tentu akan memberikan dukungan sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap OPD mampu bekerja maksimal. Kami berharap pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, membangun kolaborasi, dan menunjukkan kinerja terbaik sehingga percepatan pembangunan benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” pungkas Victor.

(Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 16 =