Klikduakali.id — Kompetisi Liga Jabar Istimewa KU14 PSSI Kabupaten Subang resmi tuntas digelar dengan menghadirkan persaingan ketat antar tim usia muda. Turnamen yang diikuti delapan tim tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat, khususnya pada fase akhir kompetisi yang digelar di Stadion Persikas Subang.
Pada partai puncak, PS BRT berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Pantera dengan skor tipis 1-0. Laga final berlangsung ketat dan penuh tensi, namun PS BRT mampu memanfaatkan peluang penting untuk mengunci kemenangan.
Sementara itu, posisi peringkat ketiga berhasil diamankan oleh tim Kaber setelah mengalahkan Perssa Sri Mulya dalam laga perebutan tempat ketiga. Pertandingan tersebut juga berlangsung kompetitif dan menjadi penutup rangkaian babak gugur yang digelar di Stadion Persikas Subang.
Ketua Panitia Pelaksana, Wadin Wachyudin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kompetisi berjalan lancar sejak babak penyisihan hingga final. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah penting untuk pembinaan pemain muda di daerah.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian pertandingan sudah selesai dengan baik. Kami mengapresiasi semangat seluruh tim yang telah berpartisipasi. Semoga ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda,” ujarnya.
Dari sisi penghargaan individu, sejumlah pemain tampil menonjol sepanjang turnamen. M. Rizky Arya dari PS BRT dinobatkan sebagai top skor, sementara gelar best player diraih Faiz Akmal Maulidin dari Pantera. Untuk kategori best coach diberikan kepada Azril Rizqullah dari Pantera, sedangkan gelar best goalkeeper juga diraih oleh Azril Rizqulloh dari PS BRT.
Ketua PSSI Kabupaten Subang, Hendra “Boeng” Purnawan, menegaskan bahwa Liga Jabar Istimewa KU14 menjadi bagian dari agenda berkelanjutan setelah kategori KU10 dan KU12 sebelumnya sukses digelar. Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Subang akan mendapat kehormatan sebagai tuan rumah tingkat Jawa Barat.
Turnamen KU14 tingkat provinsi tersebut direncanakan akan diikuti 64 tim terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat, yang merupakan peringkat satu dan dua dari masing-masing daerah. Untuk mendukung pelaksanaan, PSSI Subang menyiapkan sekitar 10 lapangan yang akan digunakan sebagai venue pertandingan.
Selain menjadi ajang kompetisi, event ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk dari sisi ekonomi daerah karena meningkatnya aktivitas olahraga dan kunjungan penonton.
Lebih lanjut, PSSI Kabupaten Subang juga menyiapkan agenda pembinaan berkelanjutan seperti kompetisi Soeratin KU13 dan KU15 yang akan digelar pada pertengahan tahun 2026. Selain itu, program peningkatan kualitas pelatih dan wasit juga menjadi prioritas melalui kursus Lisensi D serta penyegaran perangkat pertandingan.
Dengan berakhirnya Liga Jabar Istimewa KU14 ini, diharapkan lahir bibit-bibit pesepak bola muda yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat fondasi sepak bola usia dini di Kabupaten Subang. (Redaksi : klikduakali-IN)




