klikduakali.id – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus penemuan sesosok mayat pria di pinggir jalan Kampung Pandai, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (27/6/2026). Hingga saat ini, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya belum diketahui.
Tim gabungan dari Satreskrim Polres Purwakarta dan Unit Inafis langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari warga. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan mencari petunjuk yang dapat mengungkap kronologi peristiwa tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh. Polisi mencatat adanya luka lecet pada tangan dan kaki, serta luka robek di bagian belakang kepala yang kini masih didalami apakah berkaitan langsung dengan penyebab kematian korban.
Petugas juga belum menemukan identitas yang melekat pada tubuh korban sehingga proses identifikasi masih terus dilakukan.
MP Pol PP Kecamatan Pasawahan, Hendra Armadhan Hariyanto, mengatakan dirinya menerima informasi dari Ketua Karang Taruna Desa Sawah Kulon mengenai adanya penemuan jasad di lokasi tersebut.
“Setelah mendapat laporan, saya langsung menuju lokasi. Korban ditemukan dalam posisi kepala menghadap ke bawah, sementara kedua kakinya tersangkut di jembatan rumah warga. Selanjutnya saya segera menghubungi pihak Polsek Pasawahan,” ujar Hendra.
Menurutnya, saat pertama kali tiba di lokasi terlihat adanya luka pada tubuh korban. Namun, ia memilih tidak mendekati jasad agar kondisi tempat kejadian perkara tetap steril hingga petugas kepolisian datang melakukan pemeriksaan.
Sementara itu, seorang warga setempat bernama Diana mengaku tidak mengenali korban. Ia menyebut tidak ada warga sekitar yang mengetahui identitas pria tersebut.
“Warga di sini juga tidak mengenal korban. Baru sekitar sebelum pukul tujuh pagi tadi diketahui ada mayat,” katanya.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk menjalani visum dan pemeriksaan forensik. Hasil pemeriksaan medis nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi penyidik dalam mengungkap penyebab kematian korban.
Selain menunggu hasil visum, penyidik juga terus menghimpun keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi penemuan. Informasi tersebut akan dipadukan dengan hasil pemeriksaan di lapangan guna menyusun kronologi secara utuh.
Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban agar segera melapor ke kepolisian untuk membantu proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. (Redaksi : klikduakali-IN)




