Lewat WJIFF 2026, Produk Unggulan dan UMKM Subang Tampil di Hadapan Delegasi Dunia

Lewat WJIFF 2026, Produk Unggulan dan UMKM Subang Tampil di Hadapan Delegasi Dunia

Klikduakali.id – Ajang West Java International Fun Folk Festival (WJIFF) 2026 menjadi kesempatan emas bagi pelaku UMKM Subang untuk memperkenalkan produk khas daerah kepada tamu dari berbagai negara. Bazar yang digelar hasil kolaborasi PLUT KUMKM Subang dan Sari Alam Hot Spring and Resort Hotel tersebut diharapkan mampu memperluas promosi sekaligus menjajaki pasar ekspor.

Selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Juli 2026, West Java International Fun Folk Festival (WJIFF) menghadirkan peserta dari lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Rusia, Filipina, dan India. Kehadiran delegasi internasional itu menjadi peluang bagi UMKM Subang untuk mempromosikan produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih luas.

Bazar UMKM yang berlangsung selama dua hari dipusatkan di Sari Alam Hot Spring and Resort Hotel, tempat para delegasi WJIFF 2026 menginap. Berbagai produk lokal khas Subang, seperti makanan, minuman, kerajinan, dan hasil olahan lainnya, diperkenalkan langsung kepada para tamu dari berbagai negara.

Batik Subang turut menjadi daya tarik dalam rangkaian WJIFF 2026. Para delegasi internasional tidak hanya diperkenalkan pada nilai budaya dan ekonomi batik khas daerah, tetapi juga berkesempatan mengikuti workshop membatik. Mereka belajar mengenali motif-motif khas Subang sebelum mencoba teknik mencanting, sehingga memperoleh pengalaman budaya yang lebih mendalam.

Golok Barlen khas Kecamatan Tanjungsiang menjadi salah satu ikon produk lokal yang ditampilkan dalam WJIFF 2026. Kerajinan tersebut bahkan dipercaya sebagai cenderamata resmi bagi delegasi dari setiap negara peserta. Melalui pemberian golok khas Subang itu, pemerintah berharap warisan budaya sekaligus kualitas produk UMKM daerah semakin dikenal oleh masyarakat dunia.

Pada Sabtu, 18 Juli 2026, bazar UMKM berpindah ke kawasan Tugu Benteng Pancasila, Alun-alun Subang, bersamaan dengan penyelenggaraan Street Parade dan Dance Performance WJIFF 2026. Ramainya masyarakat yang hadir menyaksikan pertunjukan budaya turut meningkatkan kunjungan ke stan-stan UMKM dan mendorong penjualan produk lokal.

Baca Juga :  Defisit APBD Subang 2027 Capai Rp106 Miliar, Pemkab Andalkan SiLPA

Keikutsertaan dalam WJIFF 2026 disambut positif oleh para pelaku UMKM Subang. Mereka menilai festival ini tidak hanya berdampak pada peningkatan omzet, tetapi juga menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan produk lokal kepada tamu mancanegara.

Meski mendapat sambutan positif, para pelaku usaha mengaku sempat mengalami kesulitan saat melayani pengunjung internasional. Perbedaan bahasa membuat mereka tidak mudah menjelaskan informasi mengenai produk, komposisi, maupun proses produksi kepada para delegasi.

Bagi para pelaku UMKM, interaksi dengan delegasi mancanegara menjadi pengalaman berharga sekaligus bahan evaluasi. Mereka berharap adanya pelatihan Bahasa Inggris yang dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi dalam mempromosikan produk kepada wisatawan dan konsumen internasional.

Partisipasi UMKM pada WJIFF 2026 menunjukkan bahwa kegiatan budaya dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata. Melalui festival ini, produk-produk unggulan Kabupaten Subang, seperti kuliner, kerajinan, Batik Subang, dan Golok Barlen, memperoleh kesempatan untuk dikenal oleh tamu internasional sekaligus memperluas peluang promosi ke pasar global.

Melalui WJIFF 2026, produk-produk unggulan Kabupaten Subang memperoleh ruang promosi yang menjangkau masyarakat internasional. Bazar UMKM, kegiatan membatik, dan pemberian Golok Barlen sebagai cenderamata menjadi bukti bahwa festival budaya mampu mengintegrasikan promosi ekonomi kreatif dengan pelestarian budaya lokal.

Melalui penyelenggaraan WJIFF 2026, Kabupaten Subang menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis UMKM. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut, sehingga semakin banyak event internasional yang dapat membuka akses promosi bagi produk unggulan daerah. (Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =