Lapas Subang Hancurkan Puluhan Barang Terlarang Hasil Razia

Klikduakali.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang menggelar Deklarasi Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang hasil razia kamar hunian, Jumat (17/4/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Lapas Subang itu diikuti seluruh petugas serta melibatkan personel TNI dan Polri sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Deklarasi tersebut menjadi penegasan komitmen jajaran Lapas Subang dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran handphone ilegal, praktik pungutan liar, serta penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Langkah ini juga merupakan bagian dari implementasi program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam meningkatkan integritas dan profesionalisme petugas.

Sebagai tindak lanjut, Lapas Subang melakukan pemusnahan barang hasil razia kamar hunian yang rutin digelar sejak November 2025 hingga April 2026.

Adapun barang yang dimusnahkan meliputi 33 unit handphone, 6 unit charger beserta sejumlah kabel USB, dan 6 unit earphone wireless. Barang-barang tersebut merupakan hasil temuan dari 33 warga binaan yang kedapatan memiliki handphone saat razia berlangsung dan telah ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Pemusnahan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi serta komitmen dalam memberantas barang terlarang di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisaputro, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan pemasyarakatan.

“Deklarasi Zero HALINAR ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen nyata kami untuk memastikan Lapas Subang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran, baik oleh petugas maupun warga binaan,” tegas Gatot.

Ia menambahkan, pengawasan akan terus diperketat disertai penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran.

“Dengan sinergi bersama TNI dan Polri, kami optimistis dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal,” pungkasnya. (Redaksi : klikduakali-AZ)

Baca Juga :  54 Santri As-Syifa Siap Go Global, Global Pathway Perkuat Jejak Internasional Pesantren

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + 6 =