Encep Sugiana Minta Pemprov Jabar Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penyerapan Tenaga Kerja

Encep Sugiana Minta Pemprov Jabar Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penyerapan Tenaga Kerja

klikduakali.id – Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat dinilai tidak perlu menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebaiknya lebih memusatkan perhatian pada berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Encep, hingga saat ini Jawa Barat masih menghadapi sejumlah tantangan di berbagai sektor strategis. Mulai dari pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga penyediaan lapangan kerja yang memadai bagi masyarakat. Persoalan-persoalan tersebut, kata dia, membutuhkan perhatian dan penyelesaian yang lebih mendesak dibandingkan pembahasan mengenai perubahan nama provinsi.

“Fokus utama pemerintah saat ini seharusnya adalah memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan infrastruktur masih menjadi kebutuhan yang harus diprioritaskan,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, Encep mendorong pemerintah terus meningkatkan pemerataan akses sekolah berkualitas, baik melalui pembangunan sarana pendidikan maupun penguatan kerja sama dengan sekolah swasta. Menurutnya, setiap anak di Jawa Barat harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak tanpa terkendala keterbatasan fasilitas.

 

Selain pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan juga menjadi perhatian. Encep menilai penguatan rumah sakit milik pemerintah provinsi, peningkatan fasilitas kesehatan, serta pemerataan pelayanan hingga ke berbagai wilayah harus terus menjadi agenda prioritas agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Di bidang infrastruktur, ia menilai masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, seperti perbaikan jalan, pembangunan penerangan jalan umum, serta penyediaan infrastruktur dasar yang mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Sementara itu, pada sektor ketenagakerjaan, Encep berharap arus investasi yang terus masuk ke Jawa Barat mampu memberikan manfaat nyata melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah dinilai perlu memperkuat program peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan industri.

“Investasi harus memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja. Karena itu, kualitas SDM juga harus terus ditingkatkan agar masyarakat memiliki daya saing dan mampu mengisi kebutuhan dunia kerja,” katanya.

Encep menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak diukur dari perubahan nama suatu wilayah, melainkan dari sejauh mana masyarakat merasakan peningkatan kualitas hidup melalui layanan publik yang semakin baik, kesempatan kerja yang semakin luas, serta pembangunan yang merata.

Baca Juga :  Polemik Lagu ‘Erika’ di ITB, Dipersoalkan karena Unsur Vulgar

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, fokus pada penyelesaian persoalan-persoalan mendasar akan lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat dibandingkan membahas isu perubahan nama provinsi yang dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak saat ini. (Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 3 =