Klikduakali.id – Real Madrid kembali menunjukkan betapa luar biasanya kedalaman skuad yang mereka miliki. Bahkan, pemain-pemain yang belum menjadi pilihan utama Los Blancos disebut mampu membentuk sebuah tim yang tetap sangat kompetitif di La Liga.
Di bawah arahan Jose Mourinho, persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad utama Real Madrid semakin ketat. Banyak pemain berkualitas harus rela memulai pertandingan dari bangku cadangan, bukan karena kemampuan mereka kurang, melainkan karena pilihan yang tersedia di setiap posisi begitu melimpah.
Jika melihat susunan pemain lapis kedua yang dimiliki Real Madrid, kualitasnya memang cukup mencengangkan.
Lini Belakang Tetap Solid
Andriy Lunin bisa menjadi pilihan di bawah mistar. Sementara itu, lini pertahanan dapat diisi oleh Alvaro Carreras, Eder Militao, Antonio Rudiger, dan Denzel Dumfries.
Nama-nama tersebut jelas bukan pemain sembarangan. Militao bahkan masih memiliki kualitas untuk menjadi starter, tetapi ketatnya persaingan dengan pemain lain membuat posisinya di tim utama tidak lagi mudah didapatkan.
Rudiger pun tetap menjadi sosok berpengalaman yang mampu memberikan kekuatan dan kepemimpinan di lini belakang.
Tengah Lapangan Penuh Kualitas
Kekuatan Real Madrid semakin terlihat ketika melihat opsi di lini tengah. Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga bisa menjadi duet yang sangat kuat sebagai penyeimbang permainan.
Keduanya memiliki kemampuan fisik, kualitas bertahan, serta distribusi bola yang membuat lini tengah tetap berada di level tinggi.
Sementara Brahim Diaz dapat menjalankan peran sebagai gelandang serang. Pemain asal Maroko itu dinilai memiliki kemampuan yang lebih maksimal ketika bermain lebih dekat ke area tengah.
Lini Depan Tak Kalah Menakutkan
Di sektor serangan, Real Madrid masih memiliki nama-nama berbahaya seperti Rodrygo, Carlos Espi, dan Yan Diomande.
Rodrygo dapat mengisi sisi kiri, sementara Espi dipercaya sebagai ujung tombak setelah menunjukkan potensi besar. Di sisi kanan, Diomande menjadi salah satu opsi menarik meski persaingan dengan Arda Guler dipastikan tidak akan mudah.
Arda sendiri sedang berada dalam performa yang sangat baik, sehingga pemain-pemain lain harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan tempat di starting XI.
Menariknya, Endrick bahkan tidak masuk dalam gambaran susunan tim lapis kedua tersebut. Hal itu semakin menunjukkan betapa ketatnya persaingan di skuad Real Madrid saat ini.
Tim Kedua yang Bisa Bikin Klub Lain Kesulitan
Secara keseluruhan, kualitas pemain pelapis Real Madrid memang sulit dianggap biasa. Jika seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik, tim lapis kedua Los Blancos diyakini tetap mampu memberikan perlawanan serius kepada sebagian besar klub di La Liga.
Kedalaman skuad seperti inilah yang bisa menjadi senjata besar Real Madrid dalam menghadapi musim panjang. Mourinho kini tidak hanya memiliki sebelas pemain berkualitas, tetapi juga banyak pilihan yang siap dimainkan kapan saja.
Dengan persaingan internal yang begitu ketat, setiap pemain Real Madrid dituntut untuk terus tampil maksimal. Sebab, satu penampilan buruk saja bisa membuat posisi mereka langsung diambil oleh pemain lain yang kualitasnya tidak kalah hebat.
(Redaksi : klikduakali-CA)





