Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Indonesia di Aceh, Nilainya Capai Rp585 Miliar

klikduakali.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri kembali mencatatkan keberhasilan dalam memberantas peredaran narkotika lintas negara. Aparat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 325 kilogram yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional Thailand-Indonesia. Ratusan kilogram sabu tersebut diketahui hendak diselundupkan melalui jalur laut menuju wilayah Aceh.
Dalam operasi yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026), penyidik berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat langsung dalam proses pengiriman barang haram tersebut. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menyebut kedua tersangka masing-masing berinisial JF dan Z. JF diduga berperan sebagai tekong atau nahkoda kapal yang membawa narkotika dari tengah laut, sedangkan Z bertugas mengendalikan proses pengangkutan sabu setelah tiba di daratan.
“Dari hasil interogasi terhadap pelaku, didapatkan dua nama yang diduga sebagai pengendali utama jaringan ini, yaitu MJ dan MHL,” ujar Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (28/6/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penyidik meyakini masih ada aktor utama yang mengendalikan jaringan penyelundupan tersebut. Saat ini, kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap MJ dan MHL yang telah resmi dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Upaya pelacakan dilakukan untuk mengungkap keseluruhan jaringan serta memutus rantai distribusi narkotika lintas negara tersebut.
Modus Ship to Ship di Perbatasan Indonesia-Thailand
Hasil penyidikan mengungkap bahwa sindikat menggunakan metode penyelundupan yang telah dirancang secara terorganisasi. Pengiriman sabu dilakukan melalui jalur laut dengan sistem ship to ship atau pemindahan barang dari satu kapal ke kapal lainnya di tengah laut.
Transaksi berlangsung di titik koordinat sekitar 120 mil laut di wilayah perbatasan Indonesia dan Thailand. Sebuah kapal nelayan lokal digunakan untuk menjemput narkotika dari kapal asing sebelum kemudian membawa muatan tersebut menuju pesisir Aceh.
Untuk menjalankan aksinya, para pelaku dijanjikan bayaran dalam jumlah besar. Tersangka Z mengaku akan menerima upah sebesar Rp30 juta untuk setiap karung sabu yang berhasil dibawa ke darat. Dengan total 13 karung yang diangkut, komisi yang dijanjikan mencapai sekitar Rp390 juta. Sementara itu, JF sebagai tekong kapal dijanjikan bayaran sekitar Rp400 juta apabila proses penyelundupan berhasil diselesaikan.
Polisi Sita 325 Bungkus Sabu dan Sarana Operasional
Selain menangkap kedua tersangka, Bareskrim Polri turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi penyelundupan tersebut. Sebanyak 325 bungkus sabu ditemukan tersimpan di dalam 13 karung besar dengan kemasan menyerupai teh China guna mengelabui petugas.
Penyidik juga menyita berbagai sarana operasional yang dipakai oleh para pelaku, di antaranya satu unit mobil Honda HR-V, satu kapal jenis oskadon yang digunakan untuk menjemput narkotika di tengah laut, serta beberapa telepon seluler yang dipakai sebagai alat komunikasi antaranggota jaringan.
Nilai Barang Bukti Capai Rp585 Miliar
Bareskrim Polri memperkirakan nilai ekonomi dari barang bukti sabu seberat 325 kilogram tersebut mencapai sekitar Rp585 miliar. Dengan berhasil digagalkannya penyelundupan ini, kepolisian menyatakan telah mencegah peredaran narkotika dalam jumlah besar yang berpotensi merusak masyarakat.
Polri juga mengklaim bahwa pengungkapan kasus tersebut telah menyelamatkan sekitar 1.625.000 jiwa generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Sementara itu, penyidikan masih terus dikembangkan untuk memburu dua buronan yang diduga menjadi pengendali utama jaringan internasional tersebut serta mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam operasi penyelundupan tersebut (Redaksi : klikduakali – SA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Usai Dilantik Jadi Sekda Subang, Rona Mairansyah Siapkan Pemetaan Masalah dan Tim Aksi
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Rona Mairansyah langsung menyiapkan langkah kerja setelah resmi dilantik oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi pada Kamis (1/10/2026). Ia menilai penyelesaian berbagai persoalan daerah membutuhkan pemetaan masalah dan kolaborasi lintas sektor. Rona mengatakan tahap awal yang akan dilakukan adalah mempelajari persoalan di seluruh wilayah Kabupaten Subang […]
Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Drama Adu Penalti, The Reds Melaju ke Perempat Final Carabao Cup
- Kamis, 29 Oktober 2026
klikduakali.id – Liverpool berhasil memastikan tempat di perempat final Carabao Cup 2026/2027 setelah melewati duel sengit melawan Chelsea. Bermain di Stadion Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, The Reds mengalahkan The Blues dengan skor 6-5 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Liverpool berusaha memanfaatkan […]
Produksi Jagung Subang Capai 1.165 Ton, Kemenkop Bidik Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Usaha Petani
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak utama pengembangan usaha jagung di Kabupaten Subang, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi tawar petani sekaligus mengoptimalkan potensi jagung Subang yang pada 2024 tercatat mencapai 1.165 ton. Dorongan tersebut disampaikan Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop […]
Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]
DPR Minta Wacana Siswa Tidak Naik Kelas pada 2027 Dikaji Ulang, Ini Alasannya
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengkaji secara menyeluruh wacana penerapan kembali kebijakan siswa tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027. Menurut Lalu, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan satuan pendidikan, kemampuan akademik siswa, hingga dampaknya terhadap proses pembelajaran. “Pada […]
As-Syifa Al-Khoeriyyah Fasilitasi Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Subang
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berkolaborasi dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Subang dalam menyelenggarakan Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Aula Mubarok, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan dakwah nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, dengan partisipasi peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Keterlibatan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah […]
Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Seleksi terbuka JPTP Sekda Kabupaten Subang kali ini memiliki mekanisme berbeda. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, termasuk saat peserta menjalani tahapan wawancara. Kang Rey mengatakan, keterbukaan seleksi ditunjukkan dengan melibatkan pejabat di lingkungan Pemkab Subang untuk memberikan masukan dan pertimbangan terhadap kandidat Sekda. “Baru kali […]
Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]

×
×


Saat ini belum ada komentar