Pansus Raperda Penyelenggaraan Pendidikan Jabar Serap Aspirasi di Kuningan dan Cirebon

klikduakali.id — Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kuningan dan Cirebon dalam rangka menyerap aspirasi sekaligus memperkaya bahan penyempurnaan Raperda Penyelenggaraan Pendidikan di Jawa Barat.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyusunan regulasi agar Raperda yang tengah dibahas mampu menjawab berbagai persoalan pendidikan yang dihadapi masyarakat dan satuan pendidikan di Jawa Barat.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menyampaikan bahwa dalam kunjungan tersebut terdapat berbagai masukan dan persoalan yang disampaikan para peserta, khususnya terkait kebutuhan dan pengelolaan pendidikan di daerah.
“Banyak sekali masukan yang diberikan oleh para peserta. Salah satunya berkaitan dengan persoalan kekurangan guru, persoalan pos pendidikan, daya pendidikan, termasuk hal-hal lain yang berhubungan dengan perlindungan dan pengamanan bagi sekolah maupun guru ketika menghadapi persoalan tertentu,” ujar Encep.

Menurutnya, berbagai aspirasi tersebut menunjukkan bahwa penyusunan Raperda Penyelenggaraan Pendidikan perlu dilakukan secara komprehensif. Regulasi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya mampu menjawab persoalan pendidikan saat ini, tetapi juga tetap relevan menghadapi perkembangan pendidikan di masa mendatang.
“Kita melihat Raperda ini harus lebih komprehensif ke depannya. Harapannya, Raperda ini bisa bertahan lama karena memang penyusunannya kita dasarkan pada perkembangan-perkembangan hukum yang ada,” katanya.
Encep menegaskan, proses kunjungan kerja dan penyerapan aspirasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap ketentuan dalam Raperda memiliki landasan yang kuat serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan penyelenggara pendidikan di Jawa Barat.
Masukan dari wilayah Kuningan dan Cirebon selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan Pansus dalam menyempurnakan substansi Raperda. Dengan demikian, regulasi yang nantinya ditetapkan diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan di Jawa Barat.
Pansus berharap seluruh proses pembahasan dapat menghasilkan regulasi pendidikan yang adaptif, komprehensif, dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik, guru, tenaga kependidikan, satuan pendidikan, serta masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]
Bus Persib Bandung U-18 Dilempari Batu di Tol Batang, Polisi Amankan Terduga Pelaku
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Rombongan Persib Bandung U-18 menjadi korban penyerangan di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan kaca bus pecah dan seorang ofisial tim bernama Pandu mengalami penganiayaan. Polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial BPA (33), warga Palmerah, Jakarta Barat. Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama […]
Ganjal Kartu ATM dengan Tusuk Gigi, 3 Pelaku Ditangkap Polisi di Subang
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Jajaran Polres Subang mengungkap kasus pencurian dengan modus mengganjal kartu ATM menggunakan tusuk gigi yang terjadi di wilayah Kabupaten Subang. Dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga tersangka. Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Aksi tersebut terjadi Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di gerai ATM BCA […]
Portugal Tanpa Ronaldo: Benarkah Permainan Selecao Justru Lebih Produktif ?
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Perdebatan mengenai Timnas Portugal dan Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian. Pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya tidak semudah itu: apakah Selecao justru tampil lebih baik ketika Ronaldo tidak berada di lapangan? Cristiano Ronaldo memang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sepak bola Portugal. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan negaranya, termasuk ketika Portugal meraih gelar Euro […]
Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]
MAN 1 Subang Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Program Madrasah Unggulan di Jawa Barat
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Subang, Neneng Arwinie, mendorong penguatan kolaborasi dan inovasi antarmadrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Forum Group Discussion (FGD) Program Madrasah Unggulan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat […]
Polresta Denpasar Bongkar Penyalahgunaan 795 Liter Pertalite, Empat Orang Jadi Tersangka
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Polresta Denpasar mengungkap praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite yang diduga melibatkan oknum operator SPBU di Jalan Trengguli, Kelurahan Penatih, Denpasar. Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka berinisial AS, IN, AN, dan PS serta menyita 795 liter Pertalite yang disimpan dalam puluhan jeriken. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Wayan Winaya, menjelaskan bahwa keempat […]
Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]

×
×


Saat ini belum ada komentar