DPRD Jabar Ingatkan Risiko Tramadol Tanpa Resep, Masyarakat Diminta Waspadai Penyalahgunaan Obat

klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi Tramadol tanpa resep dan pengawasan dokter. Penggunaan obat tersebut harus didasarkan pada kebutuhan medis serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
Encep menjelaskan, Tramadol merupakan obat yang digunakan dalam kondisi medis tertentu, terutama untuk membantu menangani nyeri. Karena penggunaannya memiliki risiko, obat tersebut tidak seharusnya dikonsumsi berdasarkan keinginan pribadi.
“Tramadol itu adalah salah satu obat yang memang bisa dikonsumsi oleh penderita tertentu yang membutuhkan antinyeri yang hebat. Tetapi itu perlu dengan prosedur yang ketat, harus betul-betul didapatkan melalui resep dokter dan indikasinya sudah jelas,” ujar Encep.
Menurutnya, penggunaan Tramadol tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan berbagai risiko, termasuk ketergantungan. Kondisi tersebut dapat berkembang ketika seseorang mulai menggunakan obat bukan lagi berdasarkan kebutuhan pengobatan, melainkan karena merasa membutuhkan efek tertentu dari obat tersebut.
“Tramadol ini adalah salah satu obat keras yang penggunaannya harus betul-betul terindikasi dengan tepat. Makanya diberikan melalui prosedur resep yang diberikan oleh seorang dokter,” katanya.

Selain potensi ketergantungan, penggunaan yang tidak sesuai aturan juga dapat meningkatkan risiko overdosis. Kondisi tersebut dapat membahayakan kesehatan dan dalam situasi tertentu berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
“Kalau terjadi misalnya overdosis, ini akan membahayakan kesehatan dan bisa membahayakan nyawa mereka,” tegasnya.
Karena itu, Encep meminta masyarakat tidak membeli ataupun menggunakan Tramadol secara sembarangan. Masyarakat yang membutuhkan obat untuk mengatasi nyeri sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi kesehatannya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap peredaran Tramadol. Menurutnya, obat yang penggunaannya memerlukan pengawasan medis tidak semestinya diperjualbelikan secara bebas tanpa mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Tidak sembarang orang menggunakan dan tidak sembarang orang mendapatkannya atau menjualnya,” ujarnya.
Pengawasan tersebut, lanjut Encep, diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan obat sekaligus mengantisipasi munculnya praktik peredaran ilegal yang menjadikan obat sebagai komoditas bisnis tanpa memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat.
“Ini perlu ada pengawasan yang ketat karena bukan sekadar masalah kebutuhan untuk mengonsumsi obatnya, tetapi juga bisa dijadikan sebagai sarana bisnis yang menguntungkan, tetapi membahayakan karena akan merusak tatanan kehidupan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
Ia pun mendorong masyarakat untuk berperan dalam mencegah penyalahgunaan obat dengan tidak membeli atau mengonsumsi Tramadol tanpa resep dokter serta melaporkan dugaan peredaran obat secara ilegal kepada pihak yang berwenang. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi, Penumpang di Jabar Melonjak 2.558 Persen
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Aktivitas penerbangan domestik di Jawa Barat kembali menggeliat setelah Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, kembali direaktivasi pada Agustus lalu. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Agustus 2026 mencapai 11.085 orang. “Jumlah tersebut melonjak 2.558,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan […]
As-Syifa Al-Khoeriyyah Fasilitasi Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Subang
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berkolaborasi dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Subang dalam menyelenggarakan Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Aula Mubarok, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan dakwah nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, dengan partisipasi peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Keterlibatan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah […]
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kawasan glamping di tengah hamparan kebun durian dan alpukat di Ciater, Kabupaten Subang, mendadak menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik KPK memeriksa aset seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi bangunan glamping hingga lahan perkebunan yang berada di sekitarnya. Aset seluas sekitar 1,5 hektare itu diduga berkaitan dengan Yayat Sudrajat […]
Usai Dilantik Jadi Sekda Subang, Rona Mairansyah Siapkan Pemetaan Masalah dan Tim Aksi
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Rona Mairansyah langsung menyiapkan langkah kerja setelah resmi dilantik oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi pada Kamis (1/10/2026). Ia menilai penyelesaian berbagai persoalan daerah membutuhkan pemetaan masalah dan kolaborasi lintas sektor. Rona mengatakan tahap awal yang akan dilakukan adalah mempelajari persoalan di seluruh wilayah Kabupaten Subang […]
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]
Resmi, Ini Daftar Hasil Reshuffle Kabinet Merah Putih Prabowo 1 Oktober 2026
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Istana Kepresidenan Jakarta menjadi lokasi pelantikan sejumlah pejabat negara pada Kamis (1/10/2026). Hasil reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini mencakup perubahan sejumlah posisi menteri, wakil menteri, pejabat badan dan lembaga, hingga pergantian Kapolri. Sejumlah pejabat mulai berdatangan ke Istana sebelum prosesi pelantikan. Mereka mengenakan pakaian formal berupa kemeja, jas hitam, dan dasi biru […]
Harry Kane Menangi Ballon d’Or 2026, Torehkan Sejarah Baru Sepak Bola Inggris
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Harry Kane resmi meraih Ballon d’Or 2026 setelah menjalani musim gemilang bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Inggris karena Kane menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang memenangkan trofi individu paling prestisius di dunia sepak bola. Penghargaan itu diumumkan dalam seremoni Ballon […]

×
×


Saat ini belum ada komentar