Bupati Subang Peringatkan ASN, Stop Pungli dan Jangan Hambat Pelayanan kepada Warga

Bupati Subang Peringatkan ASN, Stop Pungli dan Jangan Hambat Pelayanan kepada Warga

Klikduakali.id – Isu integritas pelayanan publik menjadi perhatian Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. Saat memimpin briefing staf di Kantor Bupati Subang, Senin (3/8/2026), ia meminta seluruh ASN memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan tidak menghambat proses pengurusan perizinan maupun administrasi masyarakat.

Di hadapan Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, dan jajaran pejabat Pemkab Subang, Reynaldy menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan publik. Ia mengingatkan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan jabatan atau kewenangannya untuk meminta imbalan dalam pengurusan administrasi maupun perizinan.

“Jangan sampai ada oknum yang meminta imbalan bagi pekerjaan. Berhenti lakukan hal-hal seperti itu,” tegas Reynaldy.

Ia menilai praktik penyalahgunaan kewenangan dalam pelayanan publik dapat berdampak luas. Selain membebani masyarakat, tindakan tersebut juga membuka ruang bagi terjadinya penyimpangan dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Menurut Reynaldy, Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berintegritas. Karena itu, ia menegaskan tidak boleh ada praktik-praktik yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.

“Saya ingin Kabupaten Subang di masa kepemimpinan saya aman, tenteram, dan damai. Saya wanti-wanti sekali,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Reynaldy mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang tengah menghadapi tantangan fiskal akibat penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD). Kondisi itu membuat pemerintah harus melakukan skala prioritas sehingga tidak semua usulan OPD dapat dimasukkan ke dalam Perubahan APBD 2026.

Reynaldy mengatakan kondisi fiskal Kabupaten Subang masih cukup terkendali meskipun terdampak penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD). Ia pun mengarahkan agar alokasi anggaran pada Perubahan APBD 2026 diprioritaskan untuk program yang bersifat mendesak, seperti pelaksanaan Pilkades dan pembiayaan PBI Jaminan Kesehatan.

Baca Juga :  Sidang Korupsi Chromebook Segera Masuk Tahap Tuntutan, Nadiem Jalani Tahanan Rumah

Dalam briefing tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Subang juga membahas percepatan realisasi program pembangunan di berbagai sektor. Selain itu, perhatian diarahkan pada persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat kabupaten dan dukungan kepada delegasi Mojang Jajaka Subang yang akan berkompetisi di tingkat Provinsi Jawa Barat. (Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 10 =