Beranda » Berita » Encep Sugiana Soroti Krisis Kekurangan Guru di Jabar, Dorong Pemerintah Segera Tambah ASN dan PPPK

Encep Sugiana Soroti Krisis Kekurangan Guru di Jabar, Dorong Pemerintah Segera Tambah ASN dan PPPK

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menyoroti persoalan kekurangan tenaga pendidik yang masih menjadi tantangan serius dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.

Dalam pembahasan KUA-PPAS, Encep menyampaikan bahwa kebutuhan guru di Jawa Barat terus meningkat, sementara jumlah tenaga pendidik yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan di berbagai satuan pendidikan. Kondisi tersebut diperkirakan akan semakin berat seiring banyaknya guru yang memasuki masa purnatugas dalam beberapa tahun ke depan.

“Jawa Barat saat ini menghadapi kekurangan tenaga guru, baik ASN maupun PPPK. Di sisi lain, banyak guru yang akan memasuki masa pensiun sehingga kebutuhan tenaga pendidik akan semakin besar,” ujarnya.

Menurut Encep, kebijakan pemerintah yang tidak lagi membuka pengangkatan tenaga honorer untuk mengisi kebutuhan guru juga menjadi tantangan tersendiri. Akibatnya, sekolah-sekolah berpotensi mengalami kekurangan tenaga pengajar apabila tidak diimbangi dengan percepatan rekrutmen guru melalui jalur ASN maupun PPPK.

Ia menegaskan bahwa keberadaan guru merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Oleh sebab itu, upaya peningkatan mutu pendidikan tidak hanya membutuhkan pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga harus didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia yang memadai.

“Harapan kita ke depan, kualitas pendidikan di Jawa Barat akan semakin baik apabila ditunjang dengan ketersediaan tenaga pengajar yang cukup dan tersebar secara merata,” kata Encep.

Politisi DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut juga mendorong pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan kekurangan guru. Salah satunya melalui penambahan formasi dan percepatan pengangkatan guru menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga :  Bruno Fernandes Mengamuk! Manchester United Hancurkan Ipswich Town 5-2

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan solusi yang paling realistis untuk menjawab kebutuhan tenaga pendidik di berbagai daerah, sekaligus memberikan kepastian bagi para guru yang selama ini telah mengabdikan diri di dunia pendidikan.

“Kami sangat berharap pemerintah pusat segera melakukan langkah-langkah konkret agar guru-guru dapat diangkat menjadi PPPK atau ASN. Dengan demikian, persoalan kekurangan guru dapat diselesaikan secara bertahap, sehingga kualitas pendidikan di Jawa Barat akan jauh lebih baik dibandingkan masa-masa sebelumnya,” tegasnya.

Encep berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik. Menurutnya, investasi pada sektor pendidikan melalui penyediaan guru yang berkualitas dan mencukupi merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi unggul serta meningkatkan daya saing Jawa Barat di masa depan. (Redaksi : klikduakali-IN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

one + six =

Rekomendasi Untuk Anda

Kemendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa, Tiga Temuan Pansus Jadi Sorotan

Kemendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa, Tiga Temuan Pansus Jadi Sorotan

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan surat keputusan pemberhentian Bupati Gowa, Sitti Husniah Tanlerang, pada Rabu (14/10/2026). Keputusan tersebut sekaligus menetapkan Darmawangsyah Muin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan daerah. Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, membenarkan terbitnya dua surat keputusan, yakni pemberhentian Husniah dan penunjukan Darmawangsyah. […]

Gebyar Silaturahmi BIMTAQ UMMA-QU Ke-5, Menguatkan Peran Ibu melalui Kedekatan dengan Al-Qur’an

Gebyar Silaturahmi BIMTAQ UMMA-QU Ke-5, Menguatkan Peran Ibu melalui Kedekatan dengan Al-Qur’an

  • Senin, 19 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kedekatan dengan Al-Qur’an menjadi salah satu fondasi penting bagi para ibu dalam menjalani kehidupan, menguatkan keluarga, dan menghadapi berbagai ujian. Semangat tersebut mengemuka dalam Gebyar Silaturahmi BIMTAQ UMMA-QU Ke-5 yang diselenggarakan Departemen Syiar dan Pembinaan As-Syifa di Aula Outdoor As-Syifa Kampus 4, Ahad (18/10/2026), dengan mengusung tema “Bertumbuh Bersama Al-Qur’an, Menguatkan Ukhuwah, Menebar […]

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Rencana pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center memasuki babak baru setelah PT Subang Sejahtera dan PT Pesona Subang Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin (12/10/2026). Proyek pusat perdagangan tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kabupaten Subang. Direktur PT Subang Sejahtera, Ahmad […]

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]

MAN 1 Subang Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Program Madrasah Unggulan di Jawa Barat

MAN 1 Subang Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Program Madrasah Unggulan di Jawa Barat

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Subang, Neneng Arwinie, mendorong penguatan kolaborasi dan inovasi antarmadrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global. Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Forum Group Discussion (FGD) Program Madrasah Unggulan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat […]

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]

Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi

Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kawasan glamping di tengah hamparan kebun durian dan alpukat di Ciater, Kabupaten Subang, mendadak menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik KPK memeriksa aset seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi bangunan glamping hingga lahan perkebunan yang berada di sekitarnya. Aset seluas sekitar 1,5 hektare itu diduga berkaitan dengan Yayat Sudrajat […]

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Balapan Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, resmi dibatalkan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pembalap. Keputusan serupa juga berlaku untuk balapan Moto2. Pembatalan ini menjadi pukulan bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×