Damkar Ciamis Selamatkan Balita yang Kepalanya Terjebak Kaleng Biskuit

Damkar Ciamis Selamatkan Balita yang Kepalanya Terjebak Kaleng Biskuit

klikduakali.id – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis berhasil mengevakuasi seorang balita yang kepalanya terjebak di dalam kaleng biskuit di Dusun Puncak Asih, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Selasa (7/7/2026) malam.

Korban bernama Naima (2) mengalami insiden tersebut saat bermain di rumah. Kepala balita itu tidak dapat dikeluarkan setelah secara tidak sengaja memasukkan kaleng biskuit kosong ke kepalanya.

Ibunda korban, Riska (44), mengatakan awalnya sang anak sedang bermain sambil menonton video melalui telepon genggam. Ponsel itu sempat diletakkan di dalam kaleng biskuit kosong sebelum akhirnya Naima mencoba memasukkan kepalanya ke dalam wadah tersebut.

Riska mengaku semula mengira kaleng itu dapat dilepaskan dengan mudah. Namun setelah beberapa kali dicoba, kaleng justru semakin mengunci kepala anaknya.

“Awalnya saya pikir bisa langsung dilepas. Tapi setelah dicoba berkali-kali ternyata tidak bisa keluar,” ujarnya.

Keluarga bahkan sempat berusaha memotong bagian atas kaleng menggunakan gunting. Sayangnya, upaya tersebut tidak berhasil sehingga Naima mulai menangis karena merasa kesakitan.

Merasa khawatir kondisi anaknya semakin memburuk, keluarga akhirnya menghubungi petugas Damkar Kabupaten Ciamis untuk meminta bantuan.

Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 20.58 WIB. Tim penyelamat kemudian langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi, seperti gerinda mini, gunting, dan tang.

Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan penanganan dengan sangat hati-hati mengingat korban masih berusia dua tahun. Proses pemotongan kaleng dilakukan secara perlahan agar tidak melukai bagian kepala korban.

“Penanganan dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena korbannya masih balita. Prioritas kami adalah melepaskan kaleng tanpa menimbulkan cedera,” kata Budi.

Sekitar pukul 21.20 WIB, proses evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan. Kaleng biskuit dapat dilepaskan tanpa menyebabkan luka serius pada korban. Balita tersebut hanya mengalami bekas kemerahan akibat tekanan kaleng yang cukup lama menempel di kepalanya.

Baca Juga :  Hujan Peluang Tanpa Gol, Persib Dipaksa Bangkit Sebelum Terlambat

Budi mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain dengan benda-benda rumah tangga yang berpotensi membahayakan.

“Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Karena itu, pengawasan orang tua sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.

(Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × two =