Beranda » Berita » Mengapa Tangan dan Kaki sering Kesemutan? Jangan Langsung Anggap Sepele

Mengapa Tangan dan Kaki sering Kesemutan? Jangan Langsung Anggap Sepele

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Kesemutan pada tangan atau kaki merupakan kondisi yang hampir pernah dialami oleh setiap orang. Sensasi seperti ditusuk jarum, mati rasa, atau rasa kebas biasanya muncul setelah duduk bersila terlalu lama, tidur dengan posisi tertentu, atau menahan anggota tubuh dalam posisi yang sama dalam waktu cukup lama. Dalam banyak kasus, kesemutan memang bersifat sementara dan akan hilang dengan sendirinya setelah posisi tubuh berubah. Namun, jika keluhan ini sering terjadi tanpa penyebab yang jelas, kondisi tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja.

Secara medis, kesemutan terjadi ketika aliran darah atau sinyal saraf menuju bagian tubuh tertentu mengalami gangguan. Saat seseorang duduk atau menekan bagian tubuh terlalu lama, saraf dan pembuluh darah dapat terjepit sehingga menghambat komunikasi antara otak dan anggota tubuh. Ketika tekanan tersebut berkurang, saraf akan kembali aktif dan menimbulkan sensasi kesemutan yang khas. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat pulih dalam beberapa menit.

Meski demikian, kesemutan yang muncul berulang kali atau berlangsung dalam waktu lama bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu. Salah satu penyebab yang cukup sering ditemukan adalah gangguan pada saraf tepi. Saraf yang mengalami peradangan, cedera, atau kerusakan dapat mengirimkan sinyal yang tidak normal sehingga memunculkan rasa kebas dan kesemutan. Selain itu, kondisi seperti diabetes juga dikenal dapat menyebabkan kerusakan saraf secara perlahan jika kadar gula darah tidak terkontrol dengan baik.

Kekurangan vitamin tertentu juga dapat memicu munculnya kesemutan. Vitamin B1, B6, dan B12 memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf. Ketika tubuh kekurangan asupan vitamin-vitamin tersebut dalam jangka waktu lama, fungsi saraf dapat terganggu sehingga menimbulkan berbagai keluhan, termasuk kesemutan pada tangan dan kaki. Oleh karena itu, menjaga pola makan yang seimbang menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan saraf.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Masih Berlaku per 18 Juni 2026, Pertalite dan Biosolar Tetap Stabil

Selain faktor kesehatan fisik, gaya hidup juga berpengaruh terhadap munculnya kesemutan. Kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan duduk terlalu lama, merokok, hingga konsumsi alkohol berlebihan dapat memengaruhi sirkulasi darah dan fungsi saraf. Di era digital seperti saat ini, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer atau menggunakan ponsel tanpa memperhatikan posisi tubuh. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya tekanan pada saraf tertentu yang akhirnya memicu kesemutan.

Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai terkait keluhan kesemutan. Jika kesemutan terjadi hampir setiap hari, berlangsung lama, disertai kelemahan otot, nyeri hebat, gangguan keseimbangan, atau bahkan sulit menggerakkan anggota tubuh, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mengetahui apakah keluhan tersebut berkaitan dengan gangguan saraf, masalah metabolisme, atau kondisi medis lainnya yang memerlukan penanganan khusus.

Pada akhirnya, kesemutan memang sering dianggap sebagai hal sepele karena umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua kesemutan dapat dianggap normal. Mengenali pola dan frekuensi kemunculannya menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika keluhan hanya muncul sesekali akibat posisi tubuh tertentu, biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Sebaliknya, apabila kesemutan muncul berulang tanpa sebab yang jelas, ada baiknya tidak menunda pemeriksaan agar penyebabnya dapat diketahui lebih dini dan ditangani dengan tepat. (Redaksi : klikduakali – SA)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

7 + 3 =

Rekomendasi Untuk Anda

Beasiswa Peradaban As-Syifa Dorong 27 Penerima Beasiswa Tumbuh Menjadi Generasi Berdaya dan Menginspirasi

Beasiswa Peradaban As-Syifa Dorong 27 Penerima Beasiswa Tumbuh Menjadi Generasi Berdaya dan Menginspirasi

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Beasiswa Peradaban As-Syifa terus berupaya memperluas dampak pendidikan melalui pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi dan Pengukuhan Penerima Beasiswa Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di SMAIT ‘Alamy, Subang, dengan diikuti 27 […]

Prakiraan Cuaca 26 Oktober 2026, Jawa Barat dan Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Sangat Lebat

Prakiraan Cuaca 26 Oktober 2026, Jawa Barat dan Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Sangat Lebat

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin (26/10/2026). Meski musim kemarau masih mendominasi sebagian besar wilayah, potensi cuaca ekstrem tetap perlu diantisipasi. Dalam prakiraan cuacanya, BMKG menyebut Jawa Barat dan Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat […]

Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?

Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Masa depan Lisandro Martinez bersama Manchester United mulai menjadi sorotan. Bek asal Argentina tersebut dikabarkan telah memutuskan untuk mengakhiri kebersamaannya dengan Setan Merah pada musim panas 2027, ketika kontraknya saat ini berakhir. Kabar tersebut muncul setelah Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen MU. Ia menilai klub belum menunjukkan ambisi yang cukup besar dalam memperkuat […]

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]

Jambore Pemuda Subang 2026, Nenden Setiawati Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan

Jambore Pemuda Subang 2026, Nenden Setiawati Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Generasi muda dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, saat membuka Jambore Pemuda Subang 2026, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini […]

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]

BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai

BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai

  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi hujan guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Operasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) dengan menggunakan pesawat khusus yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasi yang bekerja sama dengan Alkonost Aviasi Indonesia […]

Karhutla Picu Polusi Udara, Jambi dan Pekanbaru Masuk Daftar Kota Paling Berpolusi di Dunia

Karhutla Picu Polusi Udara, Jambi dan Pekanbaru Masuk Daftar Kota Paling Berpolusi di Dunia

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu penurunan kualitas udara di sejumlah daerah akibat sebaran asap. Kondisi tersebut bahkan membuat dua kota masuk dalam kategori kualitas udara berbahaya. Dikutip dari detikHealth, berdasarkan pemantauan real-time AQI (US), dua kota di Indonesia yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masuk dalam daftar kota dengan tingkat polusi […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×