Beranda » Berita » Polisi Sisir Praktik Tambang Ilegal di Subang yang Resahkan Warga

Polisi Sisir Praktik Tambang Ilegal di Subang yang Resahkan Warga

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Aktivitas tambang ilegal di Subang kembali jadi sorotan. Di tengah maraknya laporan kerusakan lingkungan akibat galian tanpa izin, Sat Reskrim Polres Subang bergerak cepat melakukan operasi pengecekan di tiga titik berbeda pada Minggu, 24 Mei 2026. Hasilnya, satu lokasi langsung dipasang police line karena diduga kuat menjadi area pertambangan ilegal.

Operasi dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Subang AKP Muhammad Imam Fadhil bersama Unit Tipidter. Langkah ini dinilai sebagai sinyal tegas bahwa aparat mulai serius memburu praktik Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang selama ini meresahkan warga.

Tiga Lokasi Tambang Jadi Target Pemeriksaan

Lokasi pertama yang diperiksa berada di area galian sirtu Desa Sumurbarang, Kecamatan Cibogo. Saat petugas tiba sekitar pukul 13.00 WIB, lokasi tampak sepi tanpa aktivitas maupun alat berat.

Namun polisi tidak langsung menyimpulkan lokasi aman. Warga sekitar dimintai keterangan terkait aktivitas tambang yang sebelumnya diduga berlangsung di area tersebut. Aparat juga meminta masyarakat ikut mengawasi apabila aktivitas ilegal kembali muncul.

Pengecekan berikutnya dilakukan di lokasi galian tanah merah Desa Parapatan, Kecamatan Purwadadi sekitar pukul 15.30 WIB. Di titik inilah petugas menemukan satu unit alat berat yang terparkir di area perkebunan rambutan tanpa operator maupun pengelola.

Meski tidak ada aktivitas saat pemeriksaan berlangsung, polisi langsung mengambil tindakan cepat dengan memasang police line di akses masuk lokasi. Langkah penyegelan ini dianggap penting karena menjadi bentuk penegakan hukum awal terhadap dugaan aktivitas tambang ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan menghilangkan potensi pendapatan negara.

Kendaraan Pengangkut Material Ikut Diselidiki

Pemeriksaan terakhir dilakukan di area galian sirtu Desa Saradan, Kecamatan Pagaden sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ditemukan aktivitas penambangan aktif, namun sejumlah kendaraan pengangkut material terlihat terparkir di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Tujuh Musisi Karya Mapan Meriahkan Ruang Dengar 2026, Disambut Antusias Anak Muda

Keberadaan kendaraan tersebut kini menjadi fokus penyelidikan lanjutan. Polisi akan menelusuri siapa pemilik kendaraan dan apakah ada keterkaitan dengan aktivitas tambang ilegal yang diduga sebelumnya beroperasi di lokasi tersebut.

Langkah ini menunjukkan bahwa penyelidikan tidak berhenti hanya karena lokasi tampak kosong saat razia berlangsung.

Tambang Ilegal Disebut Rugikan Negara dan Rusak Lingkungan

Praktik PETI selama ini menjadi persoalan serius di berbagai daerah, termasuk Subang. Selain merusak kawasan lingkungan, aktivitas tanpa izin juga dinilai merugikan negara karena tidak memiliki kontribusi resmi terhadap pajak maupun retribusi pertambangan.

Kerusakan jalan akibat kendaraan pengangkut material, ancaman longsor, pencemaran air, hingga rusaknya lahan produktif menjadi dampak yang paling sering dikeluhkan masyarakat sekitar tambang ilegal.

Karena itu, Polres Subang menegaskan penanganan kasus PETI tidak bisa dilakukan sendiri. Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menyebut pihaknya akan menggandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satpol PP untuk melakukan verifikasi status izin seluruh lokasi tambang yang diperiksa.

Ancaman Hukuman Berat Menanti Pelaku

Aktivitas pertambangan tanpa izin memiliki ancaman hukum serius. Dalam UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba Pasal 158, pelaku tambang ilegal terancam pidana penjara maksimal lima tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

Selain itu, UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup juga mengatur ancaman pidana satu hingga sepuluh tahun penjara serta denda sampai Rp10 miliar bagi pihak yang melakukan perusakan lingkungan atau beroperasi tanpa izin lingkungan.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku tambang ilegal.

“Tidak ada toleransi bagi siapapun yang mengeruk kekayaan alam Subang secara ilegal dan merusak lingkungan,” tegasnya.  (Redaksi : klikduakali-AZ)

Baca Juga :  Lowongan Bea Cukai 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA, Pemerintah Siapkan 380 Formasi Teknis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

four × 4 =

Rekomendasi Untuk Anda

TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah

TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kabar dugaan penyekapan tenaga kerja wanita (TKW) asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, bernama Sri Nurhaida Pratiwi, mengundang perhatian publik. Keluarga korban meminta bantuan pemerintah untuk menindaklanjuti kasus tersebut setelah Sri dikabarkan mengalami penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dugaan penyekapan ini mencuat setelah video dan tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari komunikasi […]

IHSG 14 Oktober 2026, Berpotensi Koreksi atau Rebound?

IHSG 14 Oktober 2026, Berpotensi Koreksi atau Rebound?

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Setelah turun 2,59 persen ke level 5.936,15 pada Senin (12/10/2026), indeks masih menghadapi tekanan jual, meski peluang penguatan terbatas tetap terbuka. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melemah ke kisaran 5.850–5.911. Sementara itu, BNI Sekuritas melihat peluang penguatan menuju 5.980–6.000. Head […]

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]

Prabowo Lantik Kapolri dan Wakapolri Baru di Istana Negara

Prabowo Lantik Kapolri dan Wakapolri Baru di Istana Negara

  • Jumat, 2 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Sejumlah pejabat negara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam upacara pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). dipercaya menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut sebelumnya telah disetujui DPR RI. Dalam Rapat Paripurna, DPR menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri sekaligus menyepakati pemberhentian dengan hormat Listyo […]

Kabupaten Subang Peringkat 4 Pengunjung Museum Terbanyak di Jawa Barat pada 2025

Kabupaten Subang Peringkat 4 Pengunjung Museum Terbanyak di Jawa Barat pada 2025

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kabupaten Subang masuk dalam empat besar daerah dengan jumlah pengunjung museum terbanyak di Jawa Barat sepanjang 2025. Berdasarkan dataset Jumlah Pengunjung Museum Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang dipublikasikan melalui portal Galura Data Jawa Barat, Kabupaten Subang mencatatkan 25.996 pengunjung museum sepanjang tahun 2025. Dataset yang bersumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi […]

Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam

Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam

  • Selasa, 20 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Subang menjelang musim tanam Oktober–Maret (Okmar). Hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang tercatat mencapai 5.933,3 ton, terdiri atas 3.284,2 ton pupuk urea dan 2.649,1 ton pupuk NPK. Ketersediaan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan memulai […]

Dewan Menyapa Masyarakat, Encep Sugiana menegaskan Komunikasi Langsung Penting untuk Menyerap Harapan Warga

Dewan Menyapa Masyarakat, Encep Sugiana menegaskan Komunikasi Langsung Penting untuk Menyerap Harapan Warga

  • Sabtu, 3 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id — Bertemu langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. Melalui komunikasi secara langsung, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan ide, pemikiran, sekaligus harapan yang berkaitan dengan pembangunan di Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, saat menyoroti pelaksanaan kegiatan Dewan […]

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×