Beranda » Berita » Sekolah Maung Jabar Tuai Perdebatan, Sistem Tanpa Zonasi Dinilai Perlu Penjelasan Terbuka

Sekolah Maung Jabar Tuai Perdebatan, Sistem Tanpa Zonasi Dinilai Perlu Penjelasan Terbuka

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Program “Sekolah Maung” atau Sekolah Manusia Unggul yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memunculkan diskusi di tengah masyarakat. Sistem penerimaan siswa baru yang lebih menitikberatkan jalur prestasi tanpa pola zonasi reguler membuat sebagian orang tua mempertanyakan kesesuaiannya dengan aturan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) nasional.

Program sekolah unggulan tersebut disebut dirancang untuk mencetak peserta didik dengan kemampuan akademik dan non-akademik yang kompetitif. Berbeda dengan sekolah negeri reguler yang mengutamakan jalur domisili, Sekolah Maung lebih menekankan proses seleksi berdasarkan capaian prestasi dan kualitas calon siswa.

Meski demikian, kebijakan itu memunculkan pro dan kontra. Sebagian masyarakat menilai konsep sekolah unggulan dapat menjadi langkah peningkatan mutu pendidikan di Jawa Barat. Namun sebagian lainnya khawatir sistem tersebut justru memperlebar kesenjangan akses pendidikan antarsiswa.

Sorotan utama mengarah pada kesesuaian program dengan Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 yang selama ini menekankan pemerataan akses pendidikan melalui jalur domisili atau zonasi.

Dalam regulasi tersebut, pemerintah pusat memang mengatur kewajiban jalur domisili bagi sekolah negeri. Namun aturan juga memberikan ruang bagi sekolah tertentu dengan program khusus atau berbasis prestasi untuk membuka jalur seleksi unggulan sesuai kebutuhan daerah.

Sekolah Maung Sebagai Inoveasi Positif

Karena itu, sejumlah pengamat pendidikan menilai persoalan utama bukan sekadar ada atau tidaknya zonasi, melainkan kejelasan status Sekolah Maung sebagai sekolah khusus serta transparansi mekanisme penerimaannya.

Publik juga menyoroti pentingnya jaminan bahwa siswa yang tinggal di sekitar sekolah tetap memperoleh akses pendidikan yang layak, meski tidak otomatis diterima berdasarkan jarak tempat tinggal seperti pada sekolah reguler.

Di sisi lain, pemerintah daerah dinilai perlu memastikan program sekolah unggulan tidak menimbulkan kesan “sekolah favorit eksklusif” yang hanya dapat diakses kelompok tertentu. Sebab semangat utama sistem zonasi selama ini adalah pemerataan kualitas pendidikan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Bantuan Ayam dan Telur 2027 untuk Jaga Harga di Tingkat Peternak

Sejumlah kalangan menilai keberadaan Sekolah Maung dapat menjadi inovasi positif apabila dijalankan secara transparan, akuntabel, dan tetap memperhatikan keadilan akses pendidikan bagi masyarakat luas.

Dengan demikian, polemik Sekolah Maung bukan hanya soal zonasi atau jalur prestasi, tetapi juga tentang bagaimana pemerintah menyeimbangkan antara peningkatan mutu pendidikan dan prinsip pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh siswa di Jawa Barat. (Redaksi : klikduakali-IN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

seven + 10 =

Rekomendasi Untuk Anda

Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa

Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Rencana pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center memasuki babak baru setelah PT Subang Sejahtera dan PT Pesona Subang Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin (12/10/2026). Proyek pusat perdagangan tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kabupaten Subang. Direktur PT Subang Sejahtera, Ahmad […]

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS. Ia meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat kabupaten dan kota dioptimalkan melalui dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta program edukasi yang berkelanjutan. Menurut Encep, keberadaan KPA tidak cukup hanya secara kelembagaan, tetapi harus diikuti dengan […]

Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026

Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]

Manchester United Tunda Pemecatan Michael Carrick, Laga Kontra Chelsea Jadi Ujian Penting

Manchester United Tunda Pemecatan Michael Carrick, Laga Kontra Chelsea Jadi Ujian Penting

  • Kamis, 29 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United masih menjadi sorotan setelah klub melewati dua hari penuh ketidakpastian. Meski posisinya sempat dikabarkan terancam, manajemen Setan Merah akhirnya memutuskan untuk mempertahankannya, setidaknya untuk sementara waktu. Situasi tersebut memanas setelah Manchester United menelan kekalahan dari Bournemouth di Old Trafford pada Minggu, 25 Oktober 2026. Hasil […]

Kemenpora Rilis Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simak Makna dan Link Download

Kemenpora Rilis Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simak Makna dan Link Download

  • Selasa, 20 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI merilis tema dan logo Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026. Peringatan yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026, mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” sebagai ajakan bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Peluncuran tema dan logo tersebut menjadi bagian dari […]

Polresta Denpasar Bongkar Penyalahgunaan 795 Liter Pertalite, Empat Orang Jadi Tersangka

Polresta Denpasar Bongkar Penyalahgunaan 795 Liter Pertalite, Empat Orang Jadi Tersangka

  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Polresta Denpasar mengungkap praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite yang diduga melibatkan oknum operator SPBU di Jalan Trengguli, Kelurahan Penatih, Denpasar. Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka berinisial AS, IN, AN, dan PS serta menyita 795 liter Pertalite yang disimpan dalam puluhan jeriken. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Wayan Winaya, menjelaskan bahwa keempat […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×