Beranda » Bencana » KNKT Ungkap Hasil Investigasi Kecelakaan Kereta, Keberangkatan Kereta Tidak Sesuai Jadwal

KNKT Ungkap Hasil Investigasi Kecelakaan Kereta, Keberangkatan Kereta Tidak Sesuai Jadwal

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klikduakali.id – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membeberkan hasil investigasi terkait kecelakaan fatal yang melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Dalam penjelasannya, KNKT menyoroti adanya ketidaksesuaian jadwal perjalanan kereta serta instruksi pengereman yang tidak maksimal sebelum tabrakan terjadi.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkapkan fakta tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Senin (21/5/2026). Kecelakaan tragis itu sendiri terjadi pada Senin (27/4/2026) lalu dan telah merenggut belasan korban jiwa.

Pergeseran Jadwal dan Sinyal Hijau

Berdasarkan temuan KNKT, kedua kereta yang terlibat kecelakaan mengalami pergeseran waktu keberangkatan yang signifikan dari jadwal yang seharusnya.

  • KRL Commuter Line (KA 5568) tujuan Cikarang mengalami keterlambatan perjalanan sekitar delapan menit.
  • KA Argo Bromo Anggrek melaju lebih cepat tiga menit dari waktu kedatangan yang dijadwalkan di Stasiun Bekasi Timur.

Selain masalah waktu, KNKT menemukan bahwa KA Argo Bromo Anggrek tetap mendapatkan sinyal hijau untuk melintas. Padahal, sesaat sebelum insiden, KRL Commuter Line sempat tertemper sebuah mobil taksi di perlintasan sebidang wilayah Bekasi Timur.

Kronologi Masinis Terima Instruksi Keliru

Soerjanto menjelaskan bahwa masinis KA Argo Bromo Anggrek sebenarnya sudah mendeteksi adanya kendala dan mulai melakukan tindakan pengereman pada jarak 1,3 kilometer sebelum lokasi tabrakan. Tindakan ini dilakukan setelah masinis menerima informasi dari Pusat Kendali Kereta Api (PK) Timur.

Namun, pengereman tidak dilakukan secara maksimal karena masinis mengikuti instruksi spesifik dari pusat kendali untuk hanya mengerem secara bertahap.

“Karena dia tahunya di komunikasi dari pusat kendali, ‘ada temperan di JPL 85. Kamu berjalan direm dikit-dikit dan banyak-banyak semboyan 35,’ artinya banyak-banyak klakson,” ujar Soerjanto memaparkan komunikasi yang terjadi saat itu.

Soerjanto menambahkan, jika masinis melakukan pengereman secara maksimal (rem darurat), kereta membutuhkan jarak ruang antara 900 hingga 1.000 meter untuk dapat berhenti dengan aman. Akibat instruksi untuk mengerem sedikit demi sedikit, tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Baca Juga :  Norwegia Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026, Haaland Antar Tim Viking Singkirkan Pantai Gading

Korban Jiwa Capai 16 Orang

Dampak dari kecelakaan hebat ini merenggut banyak korban. Berdasarkan data dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, jumlah korban meninggal dunia hingga Rabu (29/4/2026) siang tercatat sebanyak 16 orang.

Berikut adalah rincian sebaran korban meninggal dunia di beberapa rumah sakit:

  • RS Polri Kramat Jati: 10 orang
  • RSUD Kota Bekasi: 4 orang
  • RS Mitra Bekasi: 1 orang
  • RS Bella Bekasi: 1 orang

Di sisi lain, Menteri Perhubungan (Menhub) menyampaikan bahwa hingga saat ini, masih ada 5 korban luka-luka akibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur tersebut yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (Redaksi : klikduakali-AZ)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

seventeen − 15 =

Rekomendasi Untuk Anda

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]

Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029

Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029

  • Senin, 12 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan perbaikan 2.100 ruang kelas rusak di Kabupaten Subang rampung hingga akhir masa jabatannya. Perbaikan dilakukan secara bertahap setiap tahun untuk meningkatkan pemerataan infrastruktur pendidikan. Reynaldy menyampaikan target tersebut saat meninjau rehabilitasi dua ruang kelas SDN Binakarya di Desa Wanajaya, Kecamatan Tambakdahan, Jumat (9/10/2026). Peninjauan itu […]

Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open - Source

Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source

  • Senin, 12 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS. Ia meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat kabupaten dan kota dioptimalkan melalui dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta program edukasi yang berkelanjutan. Menurut Encep, keberadaan KPA tidak cukup hanya secara kelembagaan, tetapi harus diikuti dengan […]

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Cijambe yang Berjuang Melawan Tumor

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Cijambe yang Berjuang Melawan Tumor

  • Jumat, 2 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Perjuangan Ibu Tarsemi, warga Kampung Cimahi, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, dalam menjalani pengobatan tumor mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang. Melalui Program Subang Cageur, BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Tarsemi pada Kamis (1/10/2026). Bantuan tersebut diberikan setelah pihak keluarga mengajukan permohonan dukungan untuk membantu […]

Kemenag Pantau Pelaksanaan TKA di MAN 1 Subang, Evaluasi Mutu Pembelajaran Jadi Fokus

Kemenag Pantau Pelaksanaan TKA di MAN 1 Subang, Evaluasi Mutu Pembelajaran Jadi Fokus

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat bersama Kemenag Kabupaten Subang melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MAN 1 Subang, Selasa (27/10/2026). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ujian berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Monitoring dipimpin Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Samsul Puad, […]

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]

Dewan Menyapa Masyarakat, Encep Sugiana menegaskan Komunikasi Langsung Penting untuk Menyerap Harapan Warga

Dewan Menyapa Masyarakat, Encep Sugiana menegaskan Komunikasi Langsung Penting untuk Menyerap Harapan Warga

  • Sabtu, 3 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id — Bertemu langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. Melalui komunikasi secara langsung, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan ide, pemikiran, sekaligus harapan yang berkaitan dengan pembangunan di Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, saat menyoroti pelaksanaan kegiatan Dewan […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×