Klikduakali.id – Dalam menghadapi potensi dampak kemarau panjang, Perum Bulog Kantor Cabang Subang menegaskan komitmennya untuk tetap menyerap gabah petani secara optimal dalam beberapa bulan ke depan.
Bulog Subang mencatat penyerapan gabah petani telah mencapai 93.952 ton. Capaian tersebut disebut sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga stabilitas stok pangan serta mendukung sektor pertanian daerah.
“Capaian ini menjadi bukti nyata keseriusan BULOG dalam meningkatkan serapan hasil panen petani sekaligus memperkuat stok, khususnya di wilayah Subang,” ujar Pimpinan Cabang BULOG Subang Laswenri, Senin 18 Mei 2026.
Untuk mendukung optimalisasi penyerapan gabah, Bulog Subang menggandeng berbagai instansi dan pemangku kepentingan guna memperkuat koordinasi di lapangan.
Bulog menggandeng sejumlah pihak strategis, di antaranya:
- Jajaran TNI
- Dinas Terkait Pemkab Subang
- Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL)
Sinergi antarinstansi itu diharapkan dapat mendukung kelancaran penyerapan gabah sehingga hasil panen petani terserap dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain memperkuat cadangan pangan melalui penyerapan gabah, Bulog Subang juga aktif menekan potensi gejolak harga di pasaran lewat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah bersama pemerintah daerah.
“Dalam waktu dekat kita akan menggelar GPM, bersama dengan pemerintah daerah,” jelas Laswenri.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah akan terus diperluas di berbagai wilayah Subang, dengan Bulog menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program tersebut secara berkelanjutan.
Melalui intervensi pasar tersebut, pemerintah dan Bulog berharap ketahanan pangan daerah tetap terjaga serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Warga Subang bernama Yeni mengapresiasi upaya BULOG Subang dalam menjaga stabilitas pangan. “Di tengah kondisi seperti sekarang, pangan menjadi kebutuhan utama. Rencana operasi pasar murah ini tentu sangat membantu masyarakat,” ujarnya. (Redaksi : klikduakali-TH)




