Klikduakali.id – Mobilitas masyarakat yang semakin tinggi membuat sejumlah stasiun kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) III Jawa Barat terus dipadati penumpang.
Data terbaru Dinas Perhubungan tahun 2024 yang diperbarui pada 24 April 2025 menunjukkan, Stasiun Pegadenbaru kini berhasil masuk dalam enam besar stasiun favorit berdasarkan jumlah penumpang naik.
Meski belum sebesar Stasiun Cirebon atau Cirebon Prujakan, keberadaan Stasiun Pegadenbaru mulai menunjukkan peran pentingnya sebagai titik keberangkatan masyarakat di wilayah Pantura Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang dan sekitarnya.
Dalam data tersebut, Stasiun Pegadenbaru mencatat jumlah penumpang naik sebanyak 58.775 orang. Angka itu menempatkannya di posisi keenam, unggul dari sejumlah stasiun lain seperti Babakan, Arjawinangun hingga Losari.
Dominasi penumpang masih dipegang Stasiun Cirebon dengan total 764.048 penumpang. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Berikut daftar 10 stasiun favorit penumpang di Daop III Jawa Barat berdasarkan jumlah penumpang naik:
- Stasiun Cirebon – 764.048 penumpang
- Stasiun Cirebon Prujakan – 311.365 penumpang
- Stasiun Jatibarang – 272.152 penumpang
- Stasiun Brebes – 153.047 penumpang
- Stasiun Haurgeulis – 115.309 penumpang
- Stasiun Pegadenbaru – 58.775 penumpang
- Stasiun Babakan – 54.595 penumpang
- Stasiun Arjawinangun – 29.111 penumpang
- Stasiun Ciledug – 17.009 penumpang
- Stasiun Losari – 11.588 penumpang.
Masuknya Pegadenbaru dalam daftar enam besar bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat menggunakan kereta api terus meningkat karena dianggap lebih nyaman, tepat waktu, dan efisien dibanding transportasi darat lainnya.
Selain itu, akses menuju stasiun yang semakin mudah juga ikut mendorong pertumbuhan jumlah penumpang. Banyak warga dari wilayah Subang bagian utara hingga Indramayu memilih berangkat dari Pegadenbaru karena lokasinya strategis dan terhubung dengan sejumlah jalur utama.
Peningkatan jumlah penumpang ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi pengembangan transportasi publik di wilayah Pantura. Kereta api kini tidak hanya menjadi pilihan perjalanan jarak jauh, tetapi juga mulai menjadi moda favorit masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan bisnis.
Ke depan, peningkatan fasilitas dan pelayanan di stasiun-stasiun menengah seperti Pegadenbaru diperkirakan akan semakin penting. Sebab, pertumbuhan penumpang menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang aman dan nyaman terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dengan capaian tersebut, Stasiun Pegadenbaru perlahan mulai menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu simpul transportasi penting di Daop III Jawa Barat. (Redaksi : klikduakali-AZ)




