Banjir Pantura Subang Rendam Ribuan Rumah, DPRD Jabar Dorong Penguatan Penanganan dan Pencegahan

klikduakali.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Subang menjadi perhatian serius berbagai pihak. Ribuan rumah warga terendam dan puluhan ribu jiwa terdampak, mendorong perlunya penanganan cepat sekaligus langkah pencegahan jangka panjang.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Encep Sugiana, menilai respons awal Pemerintah Kabupaten Subang dalam menangani banjir patut diapresiasi. Sejak banjir terjadi, pemerintah daerah dinilai sigap melakukan penanganan darurat, termasuk mendirikan posko-posko bantuan di lokasi terdampak.
“Dalam kondisi darurat seperti ini, kehadiran pemerintah sangat penting. Penanganan yang dilakukan sejak awal cukup cepat, terutama dalam penyediaan posko dan layanan bagi warga terdampak,” ujar Encep, Kamis (4/2/2026).
Menurut Encep, keberadaan posko banjir tidak hanya berfungsi sebagai pusat bantuan, tetapi juga sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Posko menjadi tempat koordinasi distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga pusat informasi bagi warga yang terdampak banjir.
“Kehadiran posko sangat membantu masyarakat, terutama untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan warga mendapatkan pelayanan dasar secara cepat,” katanya.
Ia menambahkan, dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan penanganan menjadi faktor kunci untuk mencegah dampak yang lebih besar, termasuk risiko kesehatan dan keselamatan warga.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, hingga Sabtu malam, 31 Januari 2026, banjir telah merendam 7.497 rumah yang tersebar di 8 kecamatan. Sebanyak 13.716 kepala keluarga (KK) atau 31.716 jiwa tercatat terdampak bencana tersebut.
Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi 27 sarana ibadah, 18 sekolah, serta lahan pertanian yang cukup luas. Tercatat sekitar 2.610 hektare areal persawahan dan 334 hektare kolam ikan milik warga ikut terendam, yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi masyarakat.
BPBD Subang juga mencatat sebanyak 272 KK atau 630 jiwa terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak lagi layak ditempati selama banjir berlangsung hampir sepekan.
Dengan besarnya dampak banjir tersebut, Encep menilai bahwa penanganan darurat yang sudah dilakukan perlu diikuti dengan langkah strategis ke depan. Ia mendorong pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dan pusat untuk memperkuat upaya pencegahan agar banjir di wilayah Pantura Subang tidak terus berulang.
“Penanganan darurat memang penting, tetapi evaluasi dan solusi jangka menengah hingga panjang juga harus segera disiapkan. Banjir yang berulang menunjukkan perlunya penanganan yang lebih menyeluruh,” tegasnya.
Menurut Encep, perbaikan sistem drainase, pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), serta normalisasi sungai perlu menjadi perhatian serius. Selain itu, koordinasi lintas sektor juga dinilai penting agar penanganan banjir tidak bersifat parsial.
Encep juga mengingatkan bahwa penanganan banjir di Pantura Subang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. Kesadaran menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan mendukung program penataan wilayah dinilai sangat penting.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar persoalan banjir Pantura Subang bisa ditangani secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Harga Laptop Diprediksi Naik pada 2027, RAM dan Prosesor Jadi Penyebab
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Calon pembeli laptop perlu bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan harga pada 2027. Meningkatnya biaya RAM, SSD, dan prosesor berpotensi membuat perangkat dijual dengan harga lebih tinggi atau mendorong produsen menawarkan spesifikasi lebih rendah pada rentang harga yang sama. Dalam laporan yang dirilis pada 8 Oktober 2026, TrendForce menyoroti kenaikan biaya produksi sebagai tantangan bagi […]
Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pemuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus yang mampu mengemban amanah, mengelola bangsa, serta melanjutkan cita-cita para pendiri negara menuju Indonesia […]
Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]
Polresta Denpasar Bongkar Penyalahgunaan 795 Liter Pertalite, Empat Orang Jadi Tersangka
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Polresta Denpasar mengungkap praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite yang diduga melibatkan oknum operator SPBU di Jalan Trengguli, Kelurahan Penatih, Denpasar. Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka berinisial AS, IN, AN, dan PS serta menyita 795 liter Pertalite yang disimpan dalam puluhan jeriken. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Wayan Winaya, menjelaskan bahwa keempat […]
Belanja Pemkab Subang Baru Terserap 62 Persen, Belanja Modal Jadi Sorotan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Penyerapan anggaran belanja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang hingga pertengahan Oktober 2026 masih menyisakan pekerjaan besar. Dari total pagu sekitar Rp2,82 triliun, realisasi belanja baru mencapai Rp1,75 triliun atau 62,02 persen. Artinya, masih ada sekitar Rp1,07 triliun anggaran yang belum terealisasi menjelang penutupan tahun anggaran. Berdasarkan data Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten […]
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi hujan guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Operasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) dengan menggunakan pesawat khusus yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasi yang bekerja sama dengan Alkonost Aviasi Indonesia […]
Lima Wisatawan Terseret Ombak Pantai Cibuaya, Dua Orang Masih Hilang
- Senin, 12 Oktober 2026
Klikduakali.id – Lima wisatawan terseret ombak di Pantai Cibuaya pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB. Tiga orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua lainnya masih hilang hingga Minggu (11/10/2026) dan dalam pencarian tim SAR gabungan. Peristiwa bermula saat para korban beraktivitas di pesisir pantai. Dua saksi mata, Dastan (16) dan Satria Narendra Wiguna (16), mengatakan ombak […]
Prabowo Lantik Kapolri dan Wakapolri Baru di Istana Negara
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sejumlah pejabat negara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam upacara pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). dipercaya menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut sebelumnya telah disetujui DPR RI. Dalam Rapat Paripurna, DPR menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri sekaligus menyepakati pemberhentian dengan hormat Listyo […]

×
×


Saat ini belum ada komentar