Kuota Haji Subang 2026 Turun Drastis, Ratusan Calon Jemaah Terpaksa Tunda Keberangkatan

klikduakali.id – Kuota haji Kabupaten Subang tahun 2026 mengalami penurunan signifikan dan berdampak pada tertundanya keberangkatan ratusan calon jemaah. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan “Subang Berhaji-Langkah Emas Menuju Baitullah” yang digelar di Aula Oman Syahroni, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Bank Syariah Indonesia bersama Danantara Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sebagai upaya memberikan edukasi serta solusi perencanaan ibadah haji bagi masyarakat.

Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengungkapkan bahwa kuota awal calon jemaah haji asal Subang pada tahun 2026 sebenarnya mencapai 1.127 orang. Namun, karena adanya keterbatasan kuota, jumlah tersebut sempat mengalami pengurangan drastis hingga tersisa 224 orang saja.

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang kemudian melakukan berbagai upaya koordinasi agar kuota keberangkatan dapat ditambah. Hasilnya, jumlah kuota kembali meningkat menjadi 543 orang. Meski mengalami penambahan, jumlah tersebut tetap belum mampu mengakomodasi seluruh calon jemaah yang telah bersiap berangkat tahun ini.

Akibat kondisi tersebut, sekitar 600 calon jemaah haji asal Subang terpaksa harus menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci.

“Mudah-mudahan BSI bisa memberikan strategi bagaimana kita daftar dan langsung dapat kursi,” ujar Agus dalam sambutannya.

Wakil Bupati yang akrab disapa Kang Akur itu juga menyoroti tingginya minat masyarakat Subang untuk menunaikan ibadah haji. Menurutnya, kondisi ini perlu diimbangi dengan perencanaan keuangan dan persiapan yang matang agar masyarakat tetap memiliki peluang berangkat meski antrean semakin panjang.

Sementara itu, Deputi Islamic Ecosystem BSI Syarief Hidayat menyampaikan bahwa jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Subang saat ini mencapai 19.163 orang. Dari total tersebut, sekitar 60 persen di antaranya melakukan pendaftaran melalui Bank Syariah Indonesia.

Baca Juga :  PD GPI Subang dan Pemuda PUI Subang Desak Pemkab Benahi Penataan Kota

Tingginya angka pendaftar tersebut menjadi salah satu penyebab panjangnya antrean keberangkatan haji di Kabupaten Subang. Karena itu, melalui program Subang Berhaji, berbagai pihak berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya berkaitan dengan administrasi pendaftaran, tetapi juga edukasi finansial dan perencanaan ibadah jangka panjang.

Agus Masykur Rosyadi juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan Subang Berhaji menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan ibadah haji dan umrah sejak dini

Selain memberikan edukasi tentang tata cara perencanaan haji, program ini juga menghadirkan berbagai layanan dan produk keuangan syariah yang dapat membantu masyarakat mempersiapkan biaya perjalanan ibadah secara bertahap

“Saya juga menyambut baik adanya berbagai manfaat yang ditawarkan dalam program ini, seperti tabungan haji, tabungan emas, serta berbagai doorprize menarik,” jelasnya.

Program tersebut dinilai dapat menjadi alternatif solusi di tengah terbatasnya kuota haji nasional, sekaligus mendorong masyarakat agar tetap konsisten mempersiapkan diri menuju keberangkatan ke Baitullah.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pihak, mulai dari perwakilan Kementerian Agama, jajaran Bank Syariah Indonesia, hingga tokoh organisasi Islam di Kabupaten Subang. (Redaksi : klikduakali – SA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 − six =