Klikduakali.id – Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, mengapresiasi dan mendukung rencana revitalisasi sejumlah kawasan strategis di pusat Kota Subang yang tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Subang, mulai dari Subang Plaza hingga kawasan Pujasera.
Menurut Victor, revitalisasi tersebut diharapkan mampu mengubah wajah Kota Subang menjadi lebih tertata, bersih dan indah, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Revitalisasi ini diharapkan bisa merubah wajah Subang Kota lebih tertata, indah dan bersih,” ujar Victor.
Ia menilai penataan kawasan pusat kota juga berpotensi menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pedagang kecil dan menengah yang selama ini menggantungkan usaha di kawasan tersebut.
“Dengan revitalisasi ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang menengah ke bawah efek dari revitalisasi tersebut,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR menyampaikan sejumlah rencana revitalisasi di beberapa titik strategis di Kabupaten Subang, mulai dari kawasan Subang Plaza, Pujasera hingga Pantai Pondok Bali.

Untuk kawasan Subang Plaza, Pemkab Subang menyiapkan konsep penataan kawasan pusat ekonomi baru dengan menghadirkan tenant restoran, pusat usaha dan ruang publik modern.
“Rencananya, konsepnya mungkin seperti Blok M di Jakarta atau Kota Tua. Kita mau tata, nanti di sini kita ada tenant-tenant restoran dan lain-lain,” ujar Kang Rey saat meninjau kawasan Subang Plaza.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan penataan pedestrian, trotoar, penerangan jalan hingga akses lalu lintas di sekitar pusat kota.
Sementara untuk kawasan Pujasera, Pemkab Subang berencana melakukan penataan dengan membangun Subang Trade Center sebagai lokasi relokasi pedagang serta Subang Mega Mall yang dilengkapi fasilitas hotel.
Pemerintah daerah memastikan pedagang lama tetap akan diakomodasi dalam rencana pengembangan tersebut.
“Kami ingin penataan ini tetap mengakomodasi pedagang yang sudah lama berusaha di Pujasera,” kata Kang Rey.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mengeluarkan kebijakan yang merugikan pedagang dan seluruh rencana pembangunan akan melalui kajian matang bersama pihak terkait. (Redaksi : klikduakali– AZ)




