Tiga Eks Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara, Jaksa Ungkap Kerugian Negara Rp1,3 Triliun

Klikduakali.id – Tiga mantan petinggi PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex Group menghadapi tuntutan pidana penjara selama 16 tahun setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Senin, 20 April 2026.
Ketiganya adalah Iwan Setiawan Lukminto yang pernah menjabat Komisaris, Iwan Kurniawan Lukminto selaku mantan Direktur Utama, dan Allan Moran Severino sebagai mantan Direktur Keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk.
JPU juga membebankan denda Rp1 miliar kepada masing-masing terdakwa di luar tuntutan pidana penjara 16 tahun. Denda itu subsider pidana kurungan selama 190 hari apabila tidak dibayarkan.
“Menjatuhkan pidana penjara selama 16 tahun, dikurangi masa tahanan sementara, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” kata JPU dalam persidangan.
Tuntutan Uang Pengganti Capai Ratusan Miliar Rupiah
Selain pidana penjara dan denda, dua terdakwa dari keluarga pemilik Sritex, Iwan Setiawan Lukminto serta Iwan Kurniawan Lukminto, juga dibebani tuntutan uang pengganti kerugian negara senilai Rp677 miliar per orang.
Jika uang pengganti itu tidak dibayarkan, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto terancam menjalani tambahan hukuman penjara selama delapan tahun.
Menurut jaksa, seluruh terdakwa terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama, sedangkan dua di antaranya juga dinilai melakukan tindak pidana pencucian uang.
Berawal dari Kredit Bermasalah di Tiga Bank

Dugaan korupsi dalam perkara ini disebut bermula dari pencairan kredit bernilai jumbo di tiga bank daerah, meliputi Bank Jateng Rp502 miliar, Bank BJB Rp671 miliar, dan Bank DKI Rp180 miliar.
Nilai kerugian negara yang dihitung jaksa dalam perkara ini mencapai angka fantastis, yakni Rp1,3 triliun.
Selain tiga mantan petinggi Sritex, JPU turut menuntut mantan Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa, dengan hukuman delapan tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi kredit tersebut.
Ia disebut turut meloloskan kredit kepada Sritex kendati perusahaan itu dinilai tidak memenuhi syarat sebagai debitur prima.
Tak hanya dituntut hukuman penjara, Zainuddin Mappa juga dibebani denda Rp1 miliar dengan subsider 190 hari kurungan dan kewajiban membayar uang pengganti sebesar 50.000 dolar Amerika Serikat.
Jaksa mengungkap, pemberian kredit yang dinilai menyimpang itu menyebabkan kerugian negara sekitar Rp180,2 miliar sebagaimana hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan.
Ahli hingga Kuasa Hukum Nilai Perkara Belum Matang

Sementara itu, para saksi ahli yang diajukan tim terdakwa berpandangan bahwa perkara tersebut belum memenuhi unsur untuk dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.
Dalam keterangannya, ahli keuangan negara Dian Puji Simatupang menegaskan bahwa piutang pada bank BUMN dan BUMD bukanlah piutang negara.
“Piutang BUMN atau Bank BUMD bukan piutang negara. Tidak ada kerugian negara karena pinjaman masih dibayar, jaminan masih ada, dan belum ada penghapusan tagihan,” ujarnya.
Ahli hukum pidana Chairul Huda juga berpandangan bahwa kasus tersebut pada dasarnya merupakan sengketa kredit macet yang saat ini masih diproses melalui jalur hukum perdata.
“Murni persoalan kredit macet yang sudah masuk proses PKPU dan kepailitan. Tidak ditemukan niat jahat atau mens rea, sehingga sangat prematur jika dipidanakan,” ucapnya.
Menurut kuasa hukum Sritex, Hotman Paris Hutapea, perusahaan itu masih pantas menerima kredit mengingat pendapatannya tergolong besar dan pembayaran bunga pinjaman tetap berjalan.
“Sritex layak dapat kredit. Nilainya kecil dibanding pendapatan perusahaan yang mencapai Rp20 triliun per tahun. Bahkan bunga terus dibayar dan diakui auditor BPK,” katanya.
Menurutnya, ratusan bidang tanah yang dijadikan agunan juga masih belum dilepas, sehingga klaim mengenai kerugian negara dinilai belum memiliki dasar yang final.
“Kalau nanti asetnya laku dan menutup utang, di mana kerugian negara? Ini yang harus dijawab. Jadi jelas, ini masih prematur,” tandasnya. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]
Tim DVI Identifikasi Lima Jenazah Korban KM Virgo
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Identifikasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa terus berlanjut. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan kembali mengenali lima jenazah, sehingga jumlah korban yang telah teridentifikasi hingga 12 Oktober 2026 bertambah menjadi 77 orang. Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol dr. Much Sofwan, mengatakan kelima jenazah yang berhasil diidentifikasi seluruhnya berjenis […]
Indonesia Kirim 103 Atlet ke Asian Para Games 2026, Bidik Posisi 10 Besar
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia mengirimkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga untuk berlaga di Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18–24 Oktober 2026. Kontingen Merah Putih menargetkan posisi 10 besar dengan perolehan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Kesiapan kontingen ditandai dengan acara pengukuhan dan pelepasan atlet di Balai Kota Solo, Senin […]
Kemendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa, Tiga Temuan Pansus Jadi Sorotan
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan surat keputusan pemberhentian Bupati Gowa, Sitti Husniah Tanlerang, pada Rabu (14/10/2026). Keputusan tersebut sekaligus menetapkan Darmawangsyah Muin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan daerah. Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, membenarkan terbitnya dua surat keputusan, yakni pemberhentian Husniah dan penunjukan Darmawangsyah. […]
Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]
Beasiswa Peradaban As-Syifa Dorong 27 Penerima Beasiswa Tumbuh Menjadi Generasi Berdaya dan Menginspirasi
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Beasiswa Peradaban As-Syifa terus berupaya memperluas dampak pendidikan melalui pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi dan Pengukuhan Penerima Beasiswa Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di SMAIT ‘Alamy, Subang, dengan diikuti 27 […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]
Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]

×
×


Saat ini belum ada komentar