Beranda » Berita » Back to Back Prestasi FLS3N 2026, Sakarya Renjana SMAN 2 Subang Kembali Ukir Juara Lewat Musik Tradisional

Back to Back Prestasi FLS3N 2026, Sakarya Renjana SMAN 2 Subang Kembali Ukir Juara Lewat Musik Tradisional

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Tim Sakarya Renjana dari SMAN 2 Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Subang tahun 2026. Dalam kategori kreativitas musik tradisional, tim ini berhasil meraih juara 2, melanjutkan capaian gemilang setelah sebelumnya menjadi juara 1 pada tahun 2025.

Kompetisi yang digelar pada 22 April 2026 di SMAN 3 Subang ini mengangkat tema “Toleransi melalui berkarya: Menghargai perbedaan”. Tema tersebut menjadi dasar bagi seluruh peserta dalam menciptakan karya yang tidak hanya artistik, tetapi juga sarat nilai sosial dan budaya.

FLS3N merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan bakat siswa di bidang seni budaya. Kegiatan ini juga menjadi bagian integral dari Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024. Program ini bertujuan menyiapkan generasi muda Indonesia yang unggul, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Dalam konteks ini, Manajemen Talenta Nasional (MTN) memfokuskan pengembangan pada tiga bidang utama, yaitu riset dan inovasi, seni budaya, serta olahraga. FLS3N hadir sebagai implementasi konkret dalam bidang seni budaya, dengan tujuan menemukan, mengembangkan, dan mengapresiasi potensi siswa dari seluruh Indonesia.

Dalam kategori yang diikuti Sakarya Renjana, kreativitas musik tradisional dimaknai sebagai kemampuan mengembangkan musik daerah dengan pendekatan baru tanpa menghilangkan identitas budayanya. Karya dapat bersumber dari lagu atau gending yang telah ada, kemudian diolah melalui variasi melodi, ritme, improvisasi, hingga konsep garapan baru sehingga menghasilkan komposisi yang segar dan harmonis.

Selain itu, kreativitas juga mencakup penciptaan karya baru maupun adaptasi musik tradisional dengan sentuhan modern pada aspek komposisi, variasi, dan konsep garapan. Dengan pendekatan ini, musik tradisional tetap hidup, relevan, dan berkembang sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Baca Juga :  Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto Tegaskan Tindak Siapapun yang Terlibat Narkoba

Selaras dengan konsep tersebut, aspek penilaian dalam lomba tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada bagaimana peserta mampu menerjemahkan tema ke dalam sebuah karya yang utuh, bermakna, dan berakar pada tradisi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap materi lomba menjadi kunci utama dalam proses penciptaan karya.

Berdasarkan ketentuan materi, pengembangan karya dilakukan secara kreatif tanpa menghilangkan identitas budaya serta karakter estetika musikal daerah.

Setiap unsur musikal, seperti nada, alat musik, maupun pola tabuhan, dapat dipadukan dan diolah menjadi satu kesatuan komposisi yang harmonis. Karya yang ditampilkan diharapkan mencerminkan nilai toleransi, kerja sama, gotong royong, serta penghargaan terhadap perbedaan.

Gagasan penciptaan karya dapat bersumber dari satu atau beberapa lagu daerah yang kemudian diolah, disusun, dan dikembangkan kembali menjadi komposisi utuh. Peserta juga diberi kebebasan untuk menambahkan variasi, aransemen, serta inovasi instrumen—baik dari segi cara memainkan, bunyi, maupun ekspresi baru—dengan tetap menjaga ciri khas budaya.

Melalui proses ini, musik tidak hanya menjadi media ekspresi kreativitas, tetapi juga sarana pembelajaran karakter seperti disiplin, empati, percaya diri, gotong royong, dan cinta tanah air. Karya yang dihasilkan pun mencerminkan harmoni dalam keberagaman serta karakter positif generasi muda.

Selain itu dalam pelaksanaannya, lomba kreativitas musik tradisional memiliki sejumlah persyaratan dan ketentuan teknis.

  1. Persyaratan Khusus
    a) Peserta tidak ditentukan berdasarkan jenis kelamin (putra atau putri).
    b) Peserta terdaftar secara online pada portal BPTI dan tingkat kabupaten.
    c) Peserta merupakan tim yang terdiri dari 5 orang siswa atau siswi.
  2. Ketentuan Teknis Penciptaan Karya
    a) Karya yang disajikan memiliki durasi penampilan minimal 7 menit dan maksimal 10 menit.
    b) Menggunakan instrumen tradisi setempat.
    c) Tidak diperbolehkan menggunakan instrumen musik Barat elektrik, seperti keyboard
    atau organ, sequencer, gitar dan bass elektrik.
    d) Boleh memasukan unsur vokal tetapi bukan lagu secara utuh (ada garapan instrumen musik
    dan lirik).
    e) Diperkenankan menggunakan instrumen musik daerah dan/atau menciptakan instrumen
    baru.
    f) Peserta menyediakan sendiri alat/instrumen musik dan properti pendukung sesuai dengan
    kebutuhan.
    g) Menyajikan kreativitas musik tradisi daerah secara bersama dalam satu lok
Baca Juga :  Sorotan Publik Menguat, PC IMM Subang Dorong Transparansi Dana Hibah Pendidikan

Keberhasilan Sakarya Renjana mempertahankan prestasi dalam dua tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi kualitas serta komitmen dalam berkarya di bidang seni tradisional. Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi seni sekaligus melestarikan budaya lokal.

Dengan semangat inovasi yang tetap berpijak pada akar tradisi, generasi muda diharapkan mampu membawa musik daerah ke panggung yang lebih luas, sekaligus menjaga identitas budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman. (Redaksi : klikduakali-SA)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

seventeen − 7 =

Rekomendasi Untuk Anda

Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa

Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]

Kapolres Subang Ajak Calon Kades Jaga Persatuan Jelang Pilkades Serentak 2026

Kapolres Subang Ajak Calon Kades Jaga Persatuan Jelang Pilkades Serentak 2026

  • Kamis, 29 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto mengajak seluruh calon kepala desa, tim pendukung, dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta menciptakan suasana damai menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Andi Purwanto dalam Deklarasi Damai Pilkades […]

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]

Kemendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa, Tiga Temuan Pansus Jadi Sorotan

Kemendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa, Tiga Temuan Pansus Jadi Sorotan

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan surat keputusan pemberhentian Bupati Gowa, Sitti Husniah Tanlerang, pada Rabu (14/10/2026). Keputusan tersebut sekaligus menetapkan Darmawangsyah Muin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan daerah. Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, membenarkan terbitnya dua surat keputusan, yakni pemberhentian Husniah dan penunjukan Darmawangsyah. […]

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]

Reynaldy Targetkan Subang Akan Dikenal Lewat Ekonomi Kreatif

Reynaldy Targetkan Subang Akan Dikenal Lewat Ekonomi Kreatif

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan Kabupaten Subang dikenal melalui pengembangan ekonomi kreatif, selain sebagai daerah industri dan lumbung pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar SubangFest secara rutin setiap bulan. Target tersebut disampaikan Reynaldy saat menjadi narasumber dalam Indonesia Creative Connect 2026 bertajuk Leaders Talk – Inovasi dan […]

Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi, Penumpang di Jabar Melonjak 2.558 Persen

Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi, Penumpang di Jabar Melonjak 2.558 Persen

  • Sabtu, 3 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Aktivitas penerbangan domestik di Jawa Barat kembali menggeliat setelah Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, kembali direaktivasi pada Agustus lalu. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Agustus 2026 mencapai 11.085 orang. “Jumlah tersebut melonjak 2.558,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan […]

Kemenpora Rilis Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simak Makna dan Link Download

Kemenpora Rilis Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simak Makna dan Link Download

  • Selasa, 20 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI merilis tema dan logo Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026. Peringatan yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026, mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” sebagai ajakan bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Peluncuran tema dan logo tersebut menjadi bagian dari […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×