klikduakali.id – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menegaskan pentingnya langkah antisipasi dini terhadap potensi penyebaran berbagai virus yang dapat menular secara luas, termasuk Hantavirus. Menurutnya, pengawasan dan pencegahan perlu diperketat agar potensi penularan dapat ditekan sejak awal.
“Apapun virus yang berpotensi meluas dan menyebar dengan mudah, sebaiknya sudah diantisipasi sejak awal agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa DPR akan meminta penjelasan dari stakeholder terkait mengenai langkah penanganan dan pencegahan Hantavirus melalui komisi yang membidangi kesehatan seiring dimulainya masa sidang DPR.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan hingga kini belum ditemukan kasus Hantavirus tipe Hanta Pulmonary Syndrome (HPS) di Indonesia seperti kasus yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius.

Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni menegaskan bahwa kasus yang ditemukan di Indonesia merupakan tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dengan strain Seoul Virus.
“Kasus yang terdeteksi saat ini masih dalam pemantauan melalui sistem surveilans nasional dan belum ditemukan kasus HPS di Indonesia,” jelasnya.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit yang berasal dari hewan pengerat. (Redaksi : klikduakali-IN)




