Klikduakali.id – Sebanyak 1.151 kilometer jalan daerah di berbagai wilayah Indonesia resmi dioperasikan setelah diresmikan Presiden Prabowo Subianto melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), Selasa (23/6/2026).
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi barang serta jasa.
Prosesi peresmian dipusatkan di Sampang, Madura, dengan partisipasi virtual sejumlah kepala daerah. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut mengikuti acara tersebut dari Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.
Melalui program ini, pemerintah berupaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan kualitas jalan daerah untuk menunjang distribusi logistik, sektor pangan, energi, dan aktivitas ekonomi produktif. Pelaksanaannya mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Jalan Daerah.
Kepala DBMPR Jawa Barat, Agung Wahyudi, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat mengalokasikan lima paket kegiatan IJD untuk Jawa Barat pada 2025.
Program tersebut mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 14,25 kilometer guna mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat di berbagai daerah.

Agung menyebut perbaikan Jalan Parung Panjang–Bunar di Kabupaten Bogor menjadi salah satu proyek yang telah tuntas dikerjakan. Ruas jalan sepanjang 2 kilometer tersebut menelan anggaran Rp14,79 miliar dan telah selesai pada 22 Juni 2026.
Perbaikan Jalan Palumbonsari–Johar–Tegalloa (Loji) di Kabupaten Karawang menjadi salah satu proyek strategis dalam program IJD.
Pekerjaan dibagi ke dalam dua segmen, yakni ruas sepanjang 3 kilometer yang masih berjalan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2026, serta ruas sepanjang 2,15 kilometer yang telah rampung pada Mei 2026.
Pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp47 miliar untuk mendukung penyelesaian kedua proyek tersebut demi meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Program IJD di Jawa Barat turut mencakup preservasi Jalan Simpang Surade–Ujunggenteng di Sukabumi sepanjang 4,10 kilometer dengan anggaran Rp24,53 miliar, serta Jalan Cikadu–Simpang Pancuh Tilu di Cianjur sepanjang 3 kilometer senilai Rp15,95 miliar.
Keberadaan ruas jalan yang telah dibangun dan ditingkatkan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, sejumlah kepala daerah di Jawa Barat juga mengikuti peresmian secara daring bersama Gubernur Dedi Mulyadi dari Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. (Redaksi : klikduakali-TH)




