Permendikdasmen No 6 Tahun 2026 Dinilai Perlu Pengawasan Ketat, Peran Kepala Sekolah Kian Sentral

klikduakali.id – Terbitnya Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) menandai perubahan pendekatan dalam tata kelola pendidikan. Jika sebelumnya regulasi lebih fokus pada pencegahan dan penanganan kekerasan, aturan baru ini menggeser orientasi pada pembangunan budaya sekolah yang menyeluruh.
Namun, di balik semangat perubahan paradigma tersebut, muncul sejumlah catatan kritis terkait implementasinya di lapangan.
Beban Tanggung Jawab Beralih ke Kepala Sekolah
Salah satu perubahan signifikan adalah dihapusnya Tim Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan (TPPK). Dengan skema baru, tanggung jawab utama penyelenggaraan budaya aman dan nyaman berada langsung di tangan kepala sekolah, dengan melibatkan guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, masyarakat, dan media.
Pengamat pendidikan menilai, langkah ini memang menyederhanakan struktur, tetapi sekaligus menambah beban manajerial kepala sekolah. Tanpa dukungan sistem pelaporan dan pendampingan yang kuat, dikhawatirkan pelaksanaan di lapangan menjadi tidak merata antar sekolah.
Regulasi ini menekankan pendekatan promotif dan preventif, yang berarti sekolah harus aktif membangun ekosistem positif sebelum terjadi masalah. Pendekatan ini dinilai lebih berorientasi jangka panjang.
Namun tantangan terletak pada kesiapan sumber daya manusia dan standar operasional yang jelas. Pemetaan potensi konflik, edukasi nilai toleransi, serta deteksi dini permasalahan membutuhkan pelatihan dan panduan teknis yang terstruktur.
Tanpa indikator evaluasi yang terukur, konsep budaya aman dan nyaman berpotensi menjadi normatif dan sulit diukur keberhasilannya.
Pokja Lintas Sektor Perlu Sinkronisasi

Wakil Kepala Sekolah SMPN 6 Subang, Ucu, S.S
Permendikdasmen juga mengamanatkan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) lintas perangkat daerah yang dapat melibatkan aparat penegak hukum, organisasi profesi, hingga mitra pembangunan.
Sinergi lintas sektor ini dinilai sebagai langkah positif, tetapi membutuhkan koordinasi yang konsisten agar tidak sekadar formalitas administratif.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 6 Subang, Ucu, S.S., menilai kebijakan ini sebagai langkah progresif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Ia menekankan bahwa lingkungan sekolah yang aman dan nyaman akan mendorong motivasi belajar siswa.
Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan bahwa perubahan paradigma harus diiringi dengan penguatan kapasitas sekolah, monitoring berkala, serta transparansi dalam penanganan kasus.
Regulasi ini membuka babak baru dalam tata kelola pendidikan, tetapi efektivitasnya akan sangat ditentukan oleh komitmen implementasi di tingkat satuan pendidikan. Tanpa pengawasan dan evaluasi berkelanjutan, semangat budaya aman dan nyaman dikhawatirkan hanya berhenti pada tataran konsep. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Kabupaten Subang Peringkat 4 Pengunjung Museum Terbanyak di Jawa Barat pada 2025
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kabupaten Subang masuk dalam empat besar daerah dengan jumlah pengunjung museum terbanyak di Jawa Barat sepanjang 2025. Berdasarkan dataset Jumlah Pengunjung Museum Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang dipublikasikan melalui portal Galura Data Jawa Barat, Kabupaten Subang mencatatkan 25.996 pengunjung museum sepanjang tahun 2025. Dataset yang bersumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi […]
Kemenag Pantau Pelaksanaan TKA di MAN 1 Subang, Evaluasi Mutu Pembelajaran Jadi Fokus
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat bersama Kemenag Kabupaten Subang melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MAN 1 Subang, Selasa (27/10/2026). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ujian berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Monitoring dipimpin Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Samsul Puad, […]
Harga Laptop Diprediksi Naik pada 2027, RAM dan Prosesor Jadi Penyebab
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Calon pembeli laptop perlu bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan harga pada 2027. Meningkatnya biaya RAM, SSD, dan prosesor berpotensi membuat perangkat dijual dengan harga lebih tinggi atau mendorong produsen menawarkan spesifikasi lebih rendah pada rentang harga yang sama. Dalam laporan yang dirilis pada 8 Oktober 2026, TrendForce menyoroti kenaikan biaya produksi sebagai tantangan bagi […]
Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Rencana pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center memasuki babak baru setelah PT Subang Sejahtera dan PT Pesona Subang Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin (12/10/2026). Proyek pusat perdagangan tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kabupaten Subang. Direktur PT Subang Sejahtera, Ahmad […]
Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Drama Adu Penalti, The Reds Melaju ke Perempat Final Carabao Cup
- Kamis, 29 Oktober 2026
klikduakali.id – Liverpool berhasil memastikan tempat di perempat final Carabao Cup 2026/2027 setelah melewati duel sengit melawan Chelsea. Bermain di Stadion Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, The Reds mengalahkan The Blues dengan skor 6-5 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Liverpool berusaha memanfaatkan […]
Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam
- Selasa, 20 Oktober 2026
klikduakali.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Subang menjelang musim tanam Oktober–Maret (Okmar). Hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang tercatat mencapai 5.933,3 ton, terdiri atas 3.284,2 ton pupuk urea dan 2.649,1 ton pupuk NPK. Ketersediaan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan memulai […]
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2027, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket 4 Moda Transportasi
- Kamis, 29 Oktober 2026
klikduakali.id – Pemerintah menyiapkan stimulus transportasi senilai sekitar Rp883,4 miliar untuk membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Program ini mencakup sejumlah moda transportasi, mulai dari kereta api, pesawat terbang, kapal laut, hingga penyeberangan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau, terutama […]

×
×


Saat ini belum ada komentar