Berita  

Imbas Penutupan Soetta, 382 Jemaah Umrah dari Jeddah Tiba di Kertajati

Imbas Penutupan Soetta, 382 Jemaah Umrah dari Jeddah Tiba di Kertajati

Klikduakali.id – Sebanyak 382 jemaah umrah dari Jeddah mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Senin (7/9/2026). Penerbangan tersebut dialihkan ke Kertajati karena Bandara Soekarno-Hatta ditutup.

Penerbangan Garuda Indonesia yang membawa 382 jemaah umrah dari Jeddah dialihkan ke BIJB Kertajati, Majalengka. Hal itu dilakukan menyusul masih ditutupnya Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam perjalanannya, pesawat Garuda Indonesia tersebut sempat transit di Banda Aceh. Di lokasi itu, para jemaah menjalani proses clearance sebelum penerbangan dilanjutkan menuju Kertajati.

Menurut General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda, pesawat Garuda Indonesia tersebut telah berhasil mendarat di Kertajati dengan mengangkut sekitar 382 penumpang.

“Yang saat ini baru saja landing merupakan jemaah umrah dari Jeddah, di mana kemarin sempat transit terlebih dahulu di Banda Aceh sekaligus clearance-nya di Aceh. Kemudian karena Bandara Soekarno-Hatta masih close sehingga dialihkan ke Kertajati,” kata Nuril.

Para penumpang yang tiba di Kertajati mendapat fasilitas transportasi lanjutan. Pengelola BIJB menyediakan bus secara gratis bagi mereka yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Nuril, sebanyak 382 penumpang yang tiba di Kertajati tidak seluruhnya memiliki tujuan akhir yang sama. Setelah mendarat, mereka akan melanjutkan perjalanan ke sejumlah tujuan berbeda.

“20 ke Semarang, 10 ke Cirebon, 5 ke Bandung, sisanya ke CGK,” ujar Nuril.

Dari 382 penumpang yang tiba di Kertajati, sebanyak 347 di antaranya melanjutkan perjalanan menuju CGK atau Bandara Soekarno-Hatta.

“Untuk kendaraan menuju ke Soekarno-Hatta semuanya disediakan, jadi free untuk penumpang,” kata Nuril.

Menurut Nuril, pengalihan penerbangan ke BIJB Kertajati tidak hanya terjadi pada penerbangan dari Jeddah. Sejumlah penerbangan lainnya juga dialihkan akibat penutupan Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga :  Tangani Krisis Pertanian, DPRD Subang Siap Alokasikan Dukungan Anggaran

Nuril menyebut pesawat lainnya yang dialihkan ke Kertajati berasal dari Medan. Pesawat tersebut sebelumnya melakukan penerbangan dari Amsterdam dan saat ini masih berada di udara menuju Kertajati.

berada di udara.

“Rencana nanti saat ini masih di udara pesawatnya itu dari Medan, itu juga dari Amsterdam. Kemudian karena kondisi Bandara Soekarno-Hatta masih close sehingga dialihkan ke Kertajati,” jelasnya.

Seluruh penerbangan yang mengalami pengalihan akibat penutupan Bandara Soekarno-Hatta diketahui merupakan penerbangan yang dioperasikan Garuda Indonesia.

Menyusul kondisi Bandara Soekarno-Hatta yang masih ditutup, BIJB Kertajati turut melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya dengan menerbitkan NOTAM untuk mendukung operasional bandara selama 24 jam.

“Untuk mengantisipasi masih tertutupnya Bandara Soekarno-Hatta, kami saat ini sudah mengeluarkan NOTAM untuk beroperasi selama 24 jam,” ujar Nuril.

Ia memastikan BIJB Kertajati siap menjadi bandara alternatif bagi penerbangan yang tidak dapat mendarat atau berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.

“BIJB siap sebagai bandara alternatif Soekarno-Hatta. Memang Kertajati ini merupakan salah satu bandara alternatif dari Bandara Soekarno-Hatta,” tuturnya.

Meski kendaraan menuju Soekarno-Hatta disediakan secara gratis, Nuril mengatakan terdapat sejumlah penumpang yang memilih memanfaatkan kendaraan tersebut untuk langsung menuju rumah masing-masing karena lokasi tujuan mereka lebih dekat.

Salah seorang penumpang, Ahmad Fauzan, asal Jakarta, mengatakan dirinya memilih melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan yang telah disediakan.

“Setelah ini kami melanjutkan perjalanan. Informasinya sudah disediakan kendaraan secara gratis, jadi kami mengikuti arahan petugas,” ujarnya.

Penumpang lainnya, Siti Rahma, asal Semarang, mengaku sempat terkejut ketika mengetahui penerbangannya dialihkan ke Kertajati. Namun, ia memilih mengikuti arahan petugas dan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.

“Sempat kaget karena biasanya turun di Soekarno-Hatta. Tapi karena sudah dialihkan ke Kertajati, kami mengikuti arahan dan melanjutkan perjalanan,” katanya.

(Redaksi : klikduakali-TH)

Baca Juga :  BSI dan Assyifa Peduli Perluas Manfaat Qurban melalui Kolaborasi Kebaikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 6 =