klikduakali.id – Kondisi cuaca panas yang terjadi belakangan ini perlu menjadi perhatian masyarakat. Suhu yang tinggi dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi apabila tidak diimbangi dengan asupan cairan yang memadai.
Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan konsumsi air putih sebagai langkah sederhana dalam menjaga kondisi tubuh selama menghadapi cuaca panas.
Menurutnya, paparan suhu tinggi membuat tubuh lebih banyak mengeluarkan cairan melalui proses penguapan. Jika cairan yang hilang tidak segera digantikan, kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan dan kebugaran tubuh.
“Akibat panas yang tinggi terjadi penguapan dalam tubuh kita yang menyebabkan tubuh mengeluarkan cairan. Oleh karena itu, untuk menghindari terjadinya dehidrasi, sangat mengimbau kepada masyarakat untuk banyak minum air,” ujar Encep.

Selain memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, masyarakat juga disarankan mengatur aktivitas harian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca. Aktivitas di ruang terbuka, khususnya saat paparan sinar matahari sedang tinggi, sebaiknya dikurangi apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak.
“Jika tidak terlalu urgen untuk bepergian keluar rumah, jangan terlalu banyak beraktivitas di luar rumah atau di ruang terbuka. Sengatan sinar matahari juga akan berpengaruh terhadap pengeluaran air dari tubuh,” katanya.
Meski demikian, Encep mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kebugaran. Aktivitas olahraga tetap diperlukan untuk mempertahankan kondisi fisik, tetapi pelaksanaannya perlu menyesuaikan dengan kemampuan tubuh dan keadaan cuaca.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Asupan makanan bergizi dapat membantu tubuh tetap prima ketika menghadapi kondisi lingkungan yang kurang bersahabat.
“Mari kita tetap menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran dengan melakukan berbagai aktivitas yang betul-betul bisa menjaga kesehatan. Termasuk berolahraga dan terus berupaya memenuhi kebutuhan gizi yang cukup,” ujarnya.
Selain makanan bergizi, konsumsi buah dan sayuran juga dianjurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Menurutnya, pola hidup sehat perlu tetap diterapkan secara konsisten, terutama ketika kondisi cuaca dapat memengaruhi kesehatan masyarakat.
“Banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran itu adalah sebagai upaya kita juga untuk menjaga kesehatan dalam suasana seperti ini,” pungkasnya.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat Jawa Barat agar lebih waspada terhadap dampak cuaca panas. Dengan menjaga asupan cairan, mengatur aktivitas luar ruangan, berolahraga secara proporsional, serta memenuhi kebutuhan gizi, masyarakat diharapkan dapat tetap menjaga kesehatan dan kebugaran di tengah perubahan kondisi cuaca. (Redaksi : klikduakali-IN)





