klikduakali.id – Panitia penyelenggara resmi memindahkan venue pertandingan semifinal dan final Piala Presiden 2026 ke Bali. Keputusan tersebut diambil setelah fase grup berakhir dan empat tim terbaik dipastikan lolos ke babak semifinal.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa pemilihan Bali dilakukan berdasarkan arahan Ketua Umum PSSI sekaligus mempertimbangkan situasi keamanan. Menurutnya, keselamatan seluruh pihak, mulai dari pemain, ofisial, hingga suporter, menjadi aspek yang paling utama dalam penyelenggaraan turnamen.
Semula, babak semifinal dan final direncanakan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Namun, panitia akhirnya menetapkan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, sebagai lokasi pertandingan setelah mempertimbangkan potensi rivalitas antarsuporter yang semakin tinggi pada fase gugur.
Panitia menilai keputusan tersebut merupakan langkah preventif agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Meski demikian, peluang kehadiran penonton di stadion masih terus dikaji dan belum diputuskan secara resmi.
Selain perubahan lokasi pertandingan, penyelenggara juga mengumumkan peningkatan total hadiah bagi para peserta. Langkah ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas persaingan sekaligus menambah daya tarik turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.
Dengan dipindahkannya venue ke Bali, seluruh tim yang lolos ke semifinal kini bersiap menjalani pertandingan penentuan menuju partai puncak. Panitia berharap keputusan tersebut mampu menciptakan atmosfer kompetisi yang kondusif tanpa mengurangi semangat sportivitas di lapangan. (Redaksi : klikduakali-CA)





