Berita  

Kasus Dugaan Penganiayaan Satpam Sumarna, Ahmad Sahroni Minta Diusut Hingga Tuntas

Klikduakali.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhum Satpam Sumarna yang meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan di kawasan Jatiluhur, Rabu (29/7/2026).

Sebagai wujud empati terhadap keluarga korban, Ahmad Sahroni melalui Tim Ahmad Sahroni Center (ASC) menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga almarhum Sumarna yang tengah menghadapi situasi sulit.

Melalui bantuan tersebut, keluarga almarhum Sumarna diharapkan memperoleh dukungan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi pascakejadian. Bantuan itu juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal awal bagi istri korban untuk membuka usaha kecil demi menopang perekonomian keluarga.

Bantuan yang diberikan terdiri atas beragam kebutuhan pokok dalam jumlah cukup besar. Di antaranya 50 kilogram beras, 30 dus mi instan, 200 liter minyak goreng, 25 kilogram telur, serta berbagai kebutuhan harian lain seperti perlengkapan mandi, minuman sachet, makanan ringan, dan perlengkapan rumah tangga.

Di samping memberikan bantuan kemanusiaan, Ahmad Sahroni meminta Polda Jawa Barat mempercepat penuntasan penyelidikan atas kasus kematian Sumarna. Menurutnya, pengungkapan kasus secara menyeluruh penting untuk memberikan rasa keadilan kepada keluarga korban.

“Saya mendesak Polda Jabar segera mengusut tuntas kasus satpam Sumarna ini. Segera cari para pelakunya dan jerat pelakunya dengan hukuman seberat-beratnya. Kasus ini terlampau sadis dan bengis, merusak rasa kemanusiaan,” kata Sahroni dalam keterangannya.

Menurut Sahroni, bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga korban dalam waktu dekat, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai modal awal untuk menciptakan sumber penghasilan baru setelah kehilangan tulang punggung keluarga.

“Saya harap bantuan kecil dari saya ini dapat memenuhi kebutuhan keluarga korban untuk saat ini dan untuk ke depannya. Karena istri almarhum tidak bekerja, jadi saya harap bantuan ini juga dapat menjadi modal awal untuk keluarga korban membuka usaha. Sehingga keluarga almarhum tetap bisa menjalani kehidupan ekonominya,” ujarnya.

Siti Maryam, istri almarhum Sumarna, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan melalui bantuan tersebut. Ia mengaku bantuan itu sangat berarti bagi keluarganya yang tengah berusaha bangkit setelah kehilangan sosok pencari nafkah utama.

Baca Juga :  Tablet MBG ini Jadi Perbincangan Netizen! Ini Dia Spesifikasi Samsung Galaxy Tab Active5

Menurut Siti Maryam, bantuan yang diberikan akan digunakan sebaik mungkin. Selain untuk mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari, sebagian bantuan juga akan dimanfaatkan sebagai modal usaha agar ia dapat kembali berdagang dan memperoleh penghasilan.

“Untuk kebutuhan sehari-hari. Dan sebagian untuk berjualan,” ucap Siti Maryam.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Ahmad Sahroni atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan. Bagi Siti Maryam, kepedulian tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang tengah berusaha bangkit setelah kehilangan tulang punggung keluarga.

“Kepada Bapak Ahmad Sahroni saya ucapkan terima kasih banyak sebesar-besarnya. Semoga pemberian Bapak Ahmad Sahroni ini bermanfaat dan menjadi berkah buat kami,” katanya.

Di tengah masa duka yang masih dirasakan, keluarga korban berharap penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian dapat segera membuahkan hasil. Pengungkapan kasus secara menyeluruh dinilai menjadi harapan utama keluarga untuk memperoleh kepastian hukum dan rasa keadilan bagi almarhum Sumarna. (Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − two =