klikduakali.id – Pemerintah terus melakukan penataan kawasan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di wilayah Cicadas, Kota Bandung, sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi publik Bandung Raya. Proyek yang tengah berlangsung meliputi pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) serta revitalisasi trotoar bagi pejalan kaki.
Pantauan di lokasi pada Senin (27/7/2026) menunjukkan aktivitas konstruksi masih berlangsung. Pekerjaan peninggian trotoar dilakukan di sejumlah titik, sehingga sebagian badan jalan digunakan sebagai area proyek. Kondisi tersebut menyebabkan arus kendaraan melambat, terutama pada jam-jam sibuk.
Selain revitalisasi trotoar, pembangunan halte BRT tipe on corridor juga telah dimulai. Area yang sebelumnya dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima kini sedang dipersiapkan melalui proses pemadatan tanah dan pemasangan pembatas jalan untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyampaikan bahwa pembangunan halte di kawasan Cicadas telah memasuki tahap pelaksanaan fisik. Menurutnya, proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan jaringan BRT Bandung Raya yang telah memiliki jadwal pelaksanaan.
Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan halte dapat diselesaikan sebelum akhir 2026. Berdasarkan rencana induk, akan dibangun 37 halte on corridor yang berada di jalur khusus bus, serta 256 halte off corridor, terdiri atas 232 halte di Kota Bandung dan 24 halte di Kota Cimahi.
Selain Cicadas, pembangunan halte juga direncanakan di sejumlah lokasi strategis lainnya, seperti kawasan Stasiun Hall, Dalem Kaum, Kepatihan, Alun-alun Bandung, Simpang Pasirkoja, Dulatip, Bundaran Cibeureum, hingga Banceuy Center.
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kota Bandung bertanggung jawab terhadap penyediaan lahan dan proses perizinan, sementara pengelolaan operasional layanan BRT Bandung Raya berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Penataan kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus mendukung hadirnya sistem transportasi publik yang lebih modern, terintegrasi, dan efisien bagi masyarakat Bandung Raya. (Redaksi : klikduakali-IN)




